Breaking News:

Virus Corona

Kisah Suka Duka Pasien Covid-19 di Wisma Atlet: Ada yang Betah, Ada yang Ingin Kabur

Semua pasien di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, merasakan waktu begitu lambat.

Warta Kota/Alex Suban
Para pekerja menyiapkan peralatan di Ruang ICU di Tower 7 Wisma Atlet yang menjadi Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2020). Wisma Atlet Kemayoran saat ini hanya menerima pasien dengan kondisi ringan dan sedang. 

TRIBUNPALU.COM - Pasien di Rumah Sakit Darurat (RSD) virus corona Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta mengungkapkan kisah-kisah mereka.

Umumnya, para pasien di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, merasakan waktu begitu lambat dan diliputi perasaan mencekam.

Butuh kekuatan mental dan kesabaran menghadapi hari-hari menjalani karantina.

TK, seorang pasien berusia 50 tahun yang dua kali rapid test negatif tapi hasil tes swab-nya positif, mengingatkan kepada semua rekannya di Wisma Atlet.

Ia bilang, para pasien ibarat sedang berada di kapal di tengah laut yang sedang diterjang badai.

Untuk menyelamatkan kapal, katanya, tak ada cara lain selain jaga hati, selalu gembira, saling menghibur. dan memberi semangat.

"Bayangkan, kita ini ditolak oleh lingkungan. Bahkan keluarga yang kita cintai menghindar karena takut terpapar. Jadi, daripada kita sakit hati dijauhi dan ditakuti keluarga, lebih baik korban perasaan, mengisolasi diri di Wisma Atlet,” katanya.

TK masuk ke RSD Covid-19 Wisma Atlet pada 1 April 2020 lalu.

Pada 28 April 2020, tes swab kedua hasilnya negatif sehingga keesokan harinya TK diperbolehkan pulang.

Ia mengaku tetap diminta bergabung di group WA oleh para pasien di lantai 27 karena mampu memotivasi rekan-rekannya.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved