Turut Berduka atas Wafatnya Perawat Berstatus PDP Covid-19, AHY Ingatkan Sikap Jujur dan Terbuka

Berita gugurnya para tenaga medis Indonesia di tengah pandemi virus corona Covid-19 mendapat sorotan dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Instagram/agusyudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

TRIBUNPALU.COM - Pandemi wabah virus corona Covid-19 di Indonesia semakin meluas.

Jumlah tenaga medis yang tertular maupun meninggal dunia akibat virus corona Covid-19 juga semakin meningkat.

Dalam sepekan terakhir, terdapat tiga orang tenaga medis yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Mereka terdiri atas satu orang dokter dan dua orang perawat.

Pertama, seorang perawat bernama Ari Puspita Sari yang bekerja di RS Royal Surabaya.

Perawat Ari Puspita Sari meninggal dunia pada Senin (18/5/2020) lalu, dengan kondisi sedang hamil empat bulan.

Ia sempat menjalani dua kali rapid test dengan hasil sama-sama nonreaktif.

Setelahnya, Ari menjalani tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR) dan hasilnya menyatakan Ari positif Covid-19.

Kedua, seorang dokter di Surabaya, dr Boedhi Harsono, dikabarkan meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona Covid-19 pada Senin (18/5/2020).

dr Boedhi Harsono juga memiliki penyakit penyerta lain.

Halaman
1234
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Bobby Wiratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved