Kamis, 30 April 2026

Untuk Pertama Kalinya, China Laporkan Tak Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19

Otoritas kesehatan China melaporkan tidak adanya kasus baru pada 22 Mei 2020.

Tayang:
Geosiar
Ilustrasi 

TRIBUNPALU.COM - Ini merupakan pertama kalinya sejak pandemi diidentifikasi di China akhir tahun 2019 lalu, otoritas kesehatan China melaporkan tidak adanya kasus baru pada 22 Mei 2020.

Pada hari sebelumnya, China masih melaporkan adanya kasus infeksi baru Covid-19.

Namun, dua kasus baru yang dicurigai, satu kasus impor dari Shanghai dan kasus yang ditransmisikan secara lokal di Provinsi Jilin di China timur laut.

NHC menyampaikan, kasus tanpa gejala baru dari virus corona turun menjadi 28 dari 35 kasus di hari sebelumnya.

Melansir japantimes (23/5/2020), virus pertama kali muncul di pusat kota Wuhan, China pada Desember 2019, tapi kasus-kasus telah berkurang secara drastis dari puncaknya pada pertengahan Februari saat negara ini tampaknya telah mengendalikan sebagian besar virus.

Laboratorium di China Kembangkan Obat Virus Corona, Klaim Lebih Cepat dan Efisien dari Vaksin

7 Kasus Baru Covid-19 Kembali Muncul di China, Salah Satunya Berasal dari Shanghai

Korban meninggal yang terkonfirmasi resmi di negara berpenduduk 1,4 miliar orang itu mencapai 4.634 kasus.

Angka tersebut jauh di bawah jumlah korban jiwa di negara-negara yang jauh lebih kecil, seperti Italia dengan 32.616 korban meninggal atau Belanda (5.788 kasus).

Menurut data worldometers, China berada di peringkat 13 negara jumlah korban meninggal karena Covid-19. 

Sejak perama dilaporkan muncul di Wuhan, virus telah menyebar di ratusan negara lain, dengan lebih dari 340.000 orang meninggal dunia.

Dari total secara global, 5.306.158 kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2.160.039 orang dinyatakan pulih.

Berarti, jumlah korban sembuh jauh lebih besar dibandingkan yang meninggal dunia.

Update negara lain

Sementara, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa Amerika Serikat telah menjadi pusat pandemi Covid-19, dengan Brasil sebagai negara yang paling terdampak.

Sejauh ini Brasil mengkonfirmasi 332.382 kasus positif, menyusul Rusia. Brasil menjadi hotspot kedua di dunia untuk kasus Covid-19.

Kementerian Kesehatan melaporkan 1.001 kematian pada Kamis (21/5/2020).

Di Sao Paulo, kota yang paling parah dilanda, video udara menunjukkan deretan plot terbuka di Pemakaman Formosa, di mana mengikuti permintaan yang ada.

Bantah Tuduhan AS, China Akui Hancurkan Sampel Virus Corona di Awal Wabah

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved