Sempat dapat Pujian dari Trump, WHO Justru Stop Uji Coba Hydroxychloroquine pada Pasien Covid-19
WHO menghentikan sementara pengujian obat malaria hydroxychloroquine pada pasien Covid-19 karena masalah keamanan
TRIBUNPALU.COM - Karena masalah keamanan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghentikan sementara pengujian obat malaria hydroxychloroquine pada pasien Covid-19.
Hydroxychloroquine mendapat pujian dari Donald Trump dan lainnya sebagai pengobatan penyakit yang disebabkan virus corona baru. Presiden AS mengatakan, dia menggunakan obat itu untuk membantu mencegah infeksi.
"Kelompok eksekutif menghentikan sementara hydroxychloroquine dalam uji coba Solidaritas, sementara dewan pemantauan keamanan data meninjau data keselamatan," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dikutip Reuters.
• WHO Kembali Temukan Gejala Baru Covid-19: Kesulitan Bicara dan Bergerak, hingga Halusinasi
• WHO Catat Lonjakan Kasus Virus Corona Global: 106 Ribu Kasus dalam Sehari
• Resolusi WHO untuk Selidiki Asal-usul Virus Corona Covid-19 dapat Dukungan dari 100 Negara Lebih
Dia mengatakan, terapi lain dari percobaan Solidaritas, inisiatif internasional untuk mengadakan tes klinis pengobatan potensial untuk virus corona, terus berlanjut.
WHO sebelumnya merekomendasikan untuk tidak menggunakan hydroxychloroquine untuk mengobati atau mencegah infeksi coronavirus, kecuali sebagai bagian dari uji klinis.
Dr Mike Ryan, Kepala Program Kedaruratan WHO, menyatakan, lembaganya mengambil keputusan untuk menunda uji coba hydroxychloroquine dengan "penuh kehati-hatian"
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "WHO setop uji coba hydroxychloroquine pada pasien Covid-19, ada apa?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-obat.jpg)