Kemendikbud Tanggapi Ramai Tagar #MendikbudDicariMahasiswa di Twitter

Media sosial Twitter diramaikan tagar #MendikbudDicariMahasiswa sepanjang Selasa (2/6/2020).

Instagram/kemdikbud.ri
Mendikbud Nadiem Makarim 

TRIBUNPALU.COM - Tagar #MendikbudDicariMahasiswa pada hari ini Selasa (2/6/2020) meramaikan media sosial Twitter.

Hingga pukul 20.00 WIB, sebanyak 21,7 ribu warganet telah membicarakan tagar tersebut.

Sebagian besar warganet menuntut uang kuliah tunggal ( UKT) selama pandemi Covid-19 digratiskan atau diturunkan seiring dengan kuliah daring yang berpotensi akan terus berlanjut.

Dihujat karena Follow Akun Haters Syahrini, Hotman Paris: Itu Rahasianya Aku Sukses

Komentari soal New Normal, Hanum Rais: Harusnya Diterapkan setelah Kita Berjibaku Lawan Corona

Seusai Dinyatakan Sembuh dari Covid-19, Nenek 103 Tahun Ini Langsung Minum Bir

Akun @dian-elkusa33, misalnya, menganggap beban UKT yang mahal tidak sebanding dengan hak yang didapatkan mahasiswa selama kuliah daring.

Sementara itu, akun @derita-dipo mengungkapkan tuntutannya kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim untuk segera mengelurakan kebijakan terkait UKT.

Pranata Humas Madya Ditjen Dikti dan Koordinator Humas Dikti Yayat Hendayana mengatakan, pihaknya memantau perkembangan tersebut di media sosial. 

Selain itu, saat ini juga pihaknya masih menunggu pembahasan peraturan yang akan digelar oleh Kemendikbud, Rabu (3/6/2020).

"Kami belum bisa sampaikan detail. Masih menunggu pimpinan Kemendikbud dan masih pantau Twitter," kata Yayat saat dihubungi, Selasa (2/6/2020).

"Besok Pimpinan Kemendikbud baru akan bahas peraturan yang akan memberi kewenangan bagi Pimpinan PTN untuk atur UKT yang selama ini harus diajukan oleh Pimpinan PTN ke Menteri untuk minta persetujuan," sambungnya.

Les Copaque Unggah Permintaan Maaf Fizi karena Ucapannya Lukai Upin & Ipin: Jangan Marahi Fizi

Banyak Penumpang Tak Disiplin Lengkapi Izin untuk Bepergian, Lion Air Kembali Hentikan Penerbangan

Menurut Yayat, kementerian membuka opsi untuk memberi wewenang dan otoritas kepada perguruan untuk mengatur atau menyesuaikan UKT sesuai situasi dan kondisi masing-masing kampus.

Halaman
12
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved