Breaking News:

Panduan Cara Mengganti Utang Puasa, Dilengkapi Bacaan Niat Puasa Qadha Bahasa Indonesia dan Arab

Seperti yang dijelaskan oleh Shidiq, M,Ag., Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, mengenai tata cara mengqadha atau membayar utang puasa

Editor: Imam Saputro
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi 

TRIBUNPALU.COM - Berikut tata cara mengganti utang puasa, dilengkapi bacaan niat puasa qadha.

Bagi sebagian orang beberapa hal tertentu menyebabkan tidak bisa berpuasa Ramadhan satu bulan penuh.

Maka, perlu mengqadha atau mengganti puasa yang ditinggalkan di hari lain.

Seperti yang dijelaskan oleh Shidiq, M,Ag., Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, mengenai tata cara mengqadha atau membayar utang puasa dalam kanal YouTube Tribunnews.

Membayar utang puasa di dalam hukum Islam dikenal dengan Qadha.

Shidiq menjelaskan mengqadha puasa berlaku bagi orang yang sanggup berpuasa tapi ada halangan-halangan tertentu, misalnya melakukan perjalanan jauh atau dalam keadaaan sakit.

Namun, ada juga orang yang sebenarnya sanggup berpuasa tetapi dilarang untuk berpuasa, yakni mereka yang sedang dalam keadaan haid atau nifas.

Hal tersebut sudah dijelaskan di dalam Al-Qur'an.

"Di dalam Al-Qur'an, orang-orang ini mendapat keringanan untuk tidak berpuasa namun dituntut untuk meng-qadha di hari lain," jelas Shidiq.

Hal tersebut sesuai yang sudah diriwayatkan dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 184.

fa mang kāna mingkum marīḍan au 'alā safarin fa 'iddatum min ayyāmin ukhar.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved