Jokowi dan Menkominfo Divonis Langgar Hukum Soal Blokir Internet di Papua, PKS: Pelajaran Penting

PTUN Jakarta menyatakan Presiden Joko Widodo dan Menteri Komunikasi dan Informatika melanggar hukum atas pemblokiran internet di Papua dan Papua Barat

Instagram.com/sekretariat.kabinet/
Potret Presiden Joko Widodo saat memberikan Keterangan Pers mengenai Perkembangan Penanganan dan Pencegahan Wabah Virus Korona (Covid-19) 

TRIBUNPALU.COM - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menyatakan Presiden Joko Widodo dan Menteri Komunikasi dan Informatika melanggar hukum atas pemblokiran internet di Papua dan Papua Barat.

Pemblokiran internet tersebut dilakukan pada Agustus 2019 menyusul kerusuhan yang terjadi di wilayah tersebut.

"Saya menyambut baik putusan ini. Kita semua, khususnya pemerintah, harus bisa lebih arif mengambil ini sebagai pelajaran penting dalam demokrasi," kata Sukamta kepada wartawan, Rabu (3/6/2020).

Waspada HOAKS Pesan Berantai di WhatsApp Berisi Tawaran Internet Gratis 20 GB selama 60 Hari

Blokir Kemenkominfo di Papua Mulai Dicabut, Nabire dan Dogiyai Kini Bisa Akses Internet Lagi

Wakil Ketua Fraksi PKS ini mengatakan mengakses internet adalah bagian dari hak asasi manusia.

Namun, jika bicara akses konten internet, maka negara kita membatasi, tidak semua konten dapat diakses.

Karena ini adalah hak asasi manusia, sesuai amanat UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, maka pengaturannya harus dengan undang-undang.

Untuk itulah UU ITE hadir.

Berdasar putusan PTUN, Sukamta menilai apa yang dilakukan pemerintah di Papua waktu itu adalah melakukan pemutusan akses internet, bukan pemutusan akses terhadap konten internet tertentu.

Menkominfo Sebut Jaringan Internet di Papua Akan Dipulihkan Secara Bertahap

Menurutnya hal itu menyalahi amanat UU ITE Pasal 40.

"Bisa jadi ini juga akibat ketidakjelasan pemutusan akses atau pemblokiran tersebut. Pengaturan lebih lanjut soal pemblokiran diamanatkan oleh UU ITE Pasal 40 untuk diatur dalam Peraturan Pemerintah. Hingga kini, PP tersebut belum ada," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved