Waspada HOAKS Pesan Berantai di WhatsApp Berisi ''Tawaran Internet Gratis 20 GB selama 60 Hari''

Untuk kelancaran "work from home" dan "home learning", koneksi internet menjadi salah satu hal yang vital. Namun, waspadai hoaks tawaran internet.

(KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)
Ilustrasi hoaks. Sebuah pesan yang menawarkan kuota internet gratis 20 Gigabyte ramai dibagikan di berbagai grup WhatsApp dan media sosial lainnya. Waspada karena ini adalah HOAKS. 

TRIBUNPALU.COM - Untuk mencegah penyebaran wabah virus corona Covid-19, masyarakat diimbau untuk tetap di rumah dan melakukan physical distancing alias jaga jarak fisik.

Sejumlah pekerja diwajibkan untuk bekerja dari rumah alias Work from Home (WFH).

Sementara, para pelajar pun diminta untuk belajar dari rumah (Home Learning).

Untuk kelancaran "work from home" dan "home learning", tentu koneksi internet menjadi salah satu hal yang vital. 

Namun, ada saja pihak yang memanfaatkan momen ini untuk melakukan kejahatan.

Hoaks terkait merebaknya wabah virus corona Covid-19 pun marak berseliweran di media sosial maupun aplikasi percakapan.

Salah satu hoaks yang beredar adalah penawaran gratis kuota internet.

Ada Penolakan Pemakaman Jenazah Korban Corona, MUI Ingatkan Masyarakat soal Fatwa

Pedagang Tetap Kerja di Tengah Covid-19, Dokter Paru Berpesan Uang Bisa Jadi Sarang Kuman dan Virus

MUI Beri Penjelasan soal Hukum 3 Kali Salat Jumat Ditiadakan di Tengah Pandemi Covid-19

Tampilan situs penipuan dari link yang ada di pesan internet gratis 20 GB selama 60 hari yang beredar WhatsApp. Pesan ini dipastikan hoaks alias informasi palsu.
Tampilan situs penipuan dari link yang ada di pesan internet gratis 20 GB selama 60 hari yang beredar WhatsApp. Pesan ini dipastikan hoaks alias informasi palsu. (hands-out via Kompas.com)

Sebuah pesan yang menawarkan kuota internet gratis 20 Gigabyte ramai dibagikan di berbagai grup WhatsApp dan media sosial lainnya.

"Koneksi Internet GRATIS 20 GB. Dapatkan 20 GB internet gratis selama 60 hari untuk setiap operator seluler. Saya baru saja mengaktifkan saya, [link ke sebuah situs berdomain .club]," demikian isi pesan hoaks yang beredar.

Pesan yang berisi informasi palsu ini sebenarnya sudah pernah beredar pada tahun 2018 lalu.

Halaman
123
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved