Terekam Minum Air Pakai 2 Tangan dan Langkah Lambat, Kondisi Trump Jadi Sorotan

Kondisi Presiden AS Donald Trump menjadi sorotan, setelah terekam dia minum air memakai dua tangan dan " langkah bayi", atau berjalan pendek.

Kompas.com/AFP/SAUL LOEB
Presiden AS, Donald Trump 

TRIBUNPALU.COM - Kondisi Presiden AS Donald Trump menjadi sorotan, setelah terekam dia minum air memakai dua tangan dan " langkah bayi", atau berjalan pendek.

Kondisi itu terlihat ketika dia memberikan pidato dalam upacara kelulusan di Akademi Militer AS, dikenal juga sebagai West Point, di New York.

Saat itu dalam video yang beredar, nampak Trump di sela pidato berusaha mengarahkan gelas ke arah mulutnya. Namun karena ta berhasil, dia memakai dua tangan.

Kemudian setelah itu dia menuruni tangga. Sorotan kembali muncul karena dia melakukan "langkah bayi", atau langkah pendek saat turun.

Beberapa kalangan menduga apakah Presiden AS yang pada Minggu kemarin (14/6/2020) genap berusia 74 tahun punya masalah saraf.

Presiden Brazil Jair Bolsonaro Ancam Keluar dari WHO, Ikuti Jejak Presiden AS Donald Trump?

Mulai 16 Juni 2020, Donald Trump Larang Maskapai China Masuk AS

Seperti pernyataan dokter Universitas Yale, Bandy Lee, di mana dia menyatakan sang presiden membutuhkan pemindaian di otak.

Dilansir Daily Mirror, dia sama sekali tidak menyinggung mengenai peristiwa minum air menggunakan dua tangan saat berbicara di upacara kelulusan West Point.

Presiden k-45 AS tersebut baru merespons sorotan bagwa dia melihat kakinya saat menuruni tangga, mengklaim dia "menyesuaikan diri dengan momen".

Dia menjelaskan, tangga yang dia turuni seusai acara tidak hanya curam, panjang, dan tak mempunyai pegangan tangan. Namun juga yang terpenting, licin.

"Hal terakhir yang ingin saya lakukan adalah 'jatuh' supaya Fake News senang. Di 10 kaki terakhir saya berlari. Momentum!" jelas dia.

Demo Kematian George Floyd di Luar Gedung Putih Semakin Mencekam, Trump Diungsikan ke Bunker

Cuitannya Dilabeli Twitter, Donald Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Hapus Kekebalan Hukum Medsos

Para pengamat sudah lama berspekulasi bahwa sang presiden membutuhkan penanganan medis. Namun, dia berulang kali menyanggah melalui twit.
Halaman
12
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved