Breaking News:

Ratusan Gajah Ditemukan Mati secara Misterius, Pemerintah Botswana Lakukan Investigasi

Pemerintah Botswana melakukan investigasi terhadap meningkatnya jumlah kematian gajah secara misterius itu.

standard.co.uk
Ratusan ekor gajah mati secara misterius di Botswana. Penyebabnya masih belum diketahui secara pasti. 

Namun, hingga berita ini diturunkan di sumber aslinya EWB belum memberikan respon dari laporan tersebut.

"Beberapa gajah yang masih hidup dan kami amati terlihat lemah, lemas, dan kurus. Beberapa gajah terlihat mengalami disorientasi dan kesulitan berjalan, menunjukkan tanda-tanda kelumpuhan parsial atau lesu," demikian yang tertuang dalam laporan itu.

"Satu ekor gajah teramati berjalan berputar-putar, tak mampu mengubah arah, meski sudah digiring oleh anggota kawanannya,"

Laporan tersebut juga mengatakan, tindakan mendesak harus segera dilakukan untuk mencari tahu apakah penyebab kematian gajah itu merupakan penyakit atau keracunan.

Daniel Mananta Ungkap Alasan Kenapa Selalu Sembunyikan Anak dan Istri dari Media

Viral Oknum Pegawai Starbucks Intip Dada Pengunjung melalui CCTV, Ini Pengakuannya

Prank Dewi Perssik Bikin Istrinya Marah Besar, Denny Cagur Semprot Angga Wijaya: Didik Istri Lu

Populasi gajah di Afrika secara keseluruhan mengalami penurunan drastis akibat adanya perburuan liar.

Namun, Botswana yang merupakan tempat tinggal hampir sepertiga dari jumlah gajah di seluruh Afrika, mencatat kenaikan jumlah populasi.

Yakni, dari 80.000 pada akhir tahun 1990an menjadi 130.000 ekor.

Namun, gajah dianggap sebagai hama oleh sejumlah petani yang hasil panennya rusak oleh mamalia besar tersebut.

Presiden Botswana Mokgweetsi Masisi telah mencabut larangan perburuan selama lima tahun pada Mei 2019 lalu.

Meski begitu, musim berburu di Botswana pada April tahun ini juga gagal berlangsung karena adanya larangan bepergian secara global akibat pandemi virus corona Covid-19.

(TribunPalu.com/Rizki A.)

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved