Breaking News:

WNA Asal Perancis Cabuli 305 Anak di Bawah Umur, Korban Didandani sebelum Dicabuli

Francois Abello Camille alias Frans, WNA asal Prancis, ditangkap polisi atas tuduhan eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur.

kompas.com
ilustrasi pencabulan anak 

TRIBUNPALU.COM - Francois Abello Camille alias Frans, warga negara asing (WNA) asal Prancis, ditangkap polisi atas tuduhan eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur.

Jumlah korbannya tak main-main. Sejak Desember 2019 hingga Februari 2020, tak kurang dari 305 anak di bawah umur dicabuli Frans.

Siswi SMP di Aceh Jadi Korban Pencabulan dengan Iming-iming Dinikahi, Dipergoki Kakek Sendiri

Dengan menjanjikan korban sebagai foto model, ditambah imbalan uang, Frans bisa dengan mudah menjaring ratusan anak.

Namun, sebelum melakukan pencabulan, Frans lebih dulu mendandani anak jalanan tersebut agar terlihat lebih menarik.

"Mereka didandani sehingga terlihat menarik kemudian mereka difoto. Jadi pelaku sampaikan ke korban untuk dijadikan foto model, kemudian disetubuhi," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, Kamis (9/7/2020).

Nana menyebut apa yang dilakukan Frans dengan istilah child sex groomer.

Eksploitasi seksual itu sudah dilakukan Frans selama tiga bulan terakhir.

Frans kerap berpindah-pindah hotel saat melakukan aksinya. Penangkapan Frans pun dilakukan di sebuah hotel di kawasan Jakarta Barat.

Seorang Ibu di Bekasi Minta Tes Keperawanan Putrinya yang Berusia 6 Tahun, Diduga Korban Pencabulan

Oknum Kepsek di Bali Jadi Tersangka Pencabulan terhadap Muridnya, Tak Ingat Berapa Kali Melakukan

"Di hotel tersebut penyidik mendapati tersangka bersama dua anak di bawah umur dengan kondisi telanjang dan setengah telanjang," ujar Nana.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 21 kostum, laptop, enam memory card, dua alat bantu seks atau vibrator, dan 20 kondom.

 

Atas perbuatannya, Frans dijerat Pasal 81 ayat 5 Jo 76 d UU RI tahun 2016 perubahan kedua atas UU RI tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Tersangka terancam hukuman mati, seumur hidup, atau paling singkat 10 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul WN Prancis Incar Anak Jalanan, Korban Didandani Sebelum Dicabuli,

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved