Breaking News:

Sambut Baik Program Pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan Sisir Data 15.7 Juta Penerima Subsidi Gaji

Dirut PJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto menyambut baik program pemerintah terkait pemberian bantuan subsidi upah bagi para pekerja di masa pandemi.

Tribun Pekanbaru
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan 

TRIBUNPALU.COM - Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto menyambut baik program pemerintah terkait pemberian bantuan subsidi upah bagi para pekerja di masa pandemi virus corona atau Covid-19.

Menurut Agus, ini merupakan nilai tambah bagi pekerja yang terdaftar sebagai peserta aktif BP Jamsostek.

"Selain mendapatkan perlindungan dari resiko kerja dalam bentuk kecelakaan kerja, kematian, hari tua dan juga jaminan pensiun," kata Agus.

Menkeu Sri Mulyani Sebut Tak Semua Karyawan Swasta Dapat Subsidi Gaji, Begini Penjelasannya

Bantuan Rp 600 Ribu untuk Pekerja Swasta Cair September, Langsung Masuk ke Rekening, Ini Syaratnya

Untuk mendukung berjalannya program tersebut, Agus memastikan siap memberikan data sebagaimana yang dipersyaratkan.

Pihaknya, juga akan melakukan penyisiran dan pendataan dengan teliti dimana peserta aktif kategori penerima upah atau pekerja formal dengan upah dibawah Rp 5 juta per bulan yang masuk kedalam kategori pemerima manfaat.

"Saat ini BP Jamsostek telah melakukan penyisiran data, by name by address peserta aktif di BP Jamsostek per tanggal 30 Juni. kita mendapatkan data sebagaimana sampaikan oleh ibu menteri tadi sebanyak 15,7 juta," jelas Agus.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut, jumlah penerima manfaat program subsidi upah bagi pekerja yang bergaji dibawah Rp 5 juta akan ditambah.

Ida Fauziyah mengatakan, calon penerima subsidi upah sebesar Rp 600 ribu per bulan tersebut menjadi sebanyak 15.725.230 orang.

Alasan Mengapa BLT Rp 600 Ribu Hanya untuk Karyawan Swasta yang Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Pekerja Bergaji Di Bawah 5 Juta Bakal Terima Bantuan Rp 600.000 dari Pemerintah, Cair September

"Dari semula jumlahnya hanya 13.870.496 orang," kata Ida di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (10/8/2020).

Ida mengatakan data penerima bantuan subsidi upah tersebut diambil dari data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Peserta yang mendapatkan program tersebut diambil dari data yang ada di BPJS pada 30 Juni 2020.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BPJS Ketenagakerjaan Sisir Data 15,7 Juta Penerima Subsidi Upah Pekerja, 

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved