Bulutangkis
Simulasi Thomas Uber Cup PBSI Live di Mola TV, Berikut Daftar Pemain di 8 Tim dan Jadwal Lengkapnya
Bakal sulit diprediksi pemenangnya karena kekuatan tim yang merata, simulasi Thomas Uber Cup PBSI segera dimulai. Berikut daftar pemain dan jadwalnya.
TRIBUNPALU.COM - Setelah sukses menggelar turnamen internal, Persatuan Bulutangkis Indonesia (PBSI) kembali menyuguhkan turnamen simulasi jelang Thomas Uber Cup 2020 untuk para pemain Pelatnas.
Acara yang bertajuk Mola TV PBSI Thomas & Uber Simulation 2020 itu, menjadi ajang pemanasan sebelum bertarung di ajang bergengsi Thomas Uber Cup 2020 di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober mendatang.
Sebanyak empat tim putra dan empat tim putri akan berpartipasi penuh dalam ajang ini.
Dengan sistem setengah kompetisi, mereka akan memperebutkan status juara dan hadiah uang tunai sebesar Rp 50 juta untuk tim runner up dan Rp 100 juta untuk tim pemenang.
• Sempat Terancam karena Tak Dapat Dana Pemerintah, Badminton Denmark Tetap Gelar Thomas Uber Cup 2020
Tentu saja, kedelapan tim dalam ajang ini dipilih dengan penuh pertimbangan dari pelatih untuk menyeimbangkan kekuatan pemain.
Satu tim terdiri dari tujuh peserta yang terdiri dari tiga pemain tunggal dan dua pasang pemain ganda.
Ditambah dua pelatih yang terdiri dari pelatih tunggal dan pelatih ganda.
Dalam satu tim, tunggal pertama hingga tunggal ketiga dan ganda pertama serta ganda kedua sudah ditentukan oleh penyelanggara.
Sehingga susunan pemain yang turun sudah bisa dipastikan karena tim tidak dapat mengubah urutan pemain atau merombak pasangan ganda yang mereka miliki.
• Tak Cukup dengan Protokol Kesehatan dan Pelonggaran, Ancaman Ini Bisa Batalkan Thomas Uber Cup 2020
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti kepada Badmintonindonesia.org.
"Pembagian pemain dilakukan berdasarkan penilaian bersama tim pelatih. Kami mengatur agar keempat grup punya kekuatan yang imbang. Misalnya satu grup punya ganda dengan rangking tertinggi, maka di grup itu tidak akan ada pemain tunggal yang rangkingnya paling tinggi juga," jelas Susy Susanti.
Sama halnya turnamen internal, pembagian grup dalam ajang simulasi ini akan mempersulit prediksi kemenangan.
"Melihat pembagian grup, akan sulit untuk memperkirakan siapa juaranya. Karena kekuatannya bisa dibilang merata. Pemilihan tunggal dan ganda ketiga pun tetap kami pertimbangkan agar merata semua," lanjutnya.
Turnamen simulasi ini akan digelar di Pelatnas PBSI Cipayung dengan dua jadwal yang berbeda.
Untuk tim putra akan berlangsung pada 1-3 September, sedangkan tim putri digelar pada 8-10 September 2020.
• Tim Indonesia Bertabur Atlet Papan Atas, Pemain Malaysia Akui Kekuatan Ginting Cs di Thomas Cup 2020
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/podium-batc-2020.jpg)