Senin, 27 April 2026

Sebut Pernyataan Ahok soal BUMN Bikin Gaduh, Andre Rosiade Minta Jokowi dan Erick Thohir Copot BTP

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, membongkar bobroknya Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Tribunnews/EPA/Bagus Indahono/Pool
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok BTP) 

TRIBUNPALU.COM - Pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok soal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapat sorotan dari politisi Partai Gerindra, Andre Rosiade.

Sebelumnya, Ahok belum lama ini memang membongkar bobroknya sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Yakni, Pertamina dan Perum Percetakan Uang RI (Peruri).

Dikutip dari akun YouTube POIN, Ahok awalnya menyebutkan tugasnya di Pertamina adalah sebagai seorang eksekutor.

"Saya ini seorang eksekutor, bukan pengawas sebetulnya. Komisaris di BUMN itu sebetulnya ibarat neraka lewat, surga belum masuk," katan Ahok.

Lebih lanjut, Ahok menyarankan agar Kementerian BUMN dibubarkan saja.

Hal tersebut, kata dia, dikarenakan banyak tata kelola perusahaan negara tidak efisien.

Ahok atau BTP secara gamblang menyatakan jika tata kelola buruk ini dirasakannya langsung setelah ia ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

KPAI Tanggapi Kasus Anak Dianiaya Orangtua hingga Tewas karena Susah Belajar Online

Raditya Dika Tanggapi Video Ospek Online UNESA: Udah Nggak Zaman Ospek Bentak-bentak

Doni Monardo: Meski Vaksin Ditemukan, Pandemi Covid-19 Belum Tentu Berakhir

Daftar Kasus Penyerangan terhadap Ulama di Indonesia, KH Hakam Mubarok hingga Syekh Ali Jaber

"Kalo lihat Kementerian BUMN itu dibubarkan seharusnya," ujar Ahok.

"Kita harus membangun semacam Temasek, semacam Indonesia Incorporation," lanjutnya.

Ahok melanjutkan jika di Pertamina sendiri, sangat kental dengan lobi-lobi kepada menteri.

Bahkan, kata Ahok, sebagian besar komisaris di BUMN adalah titipan dari kementerian-kementerian.

"Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya. Saya sempat marah-marah juga," kata Ahok.

"Jadi direksi-direksi semuanya main lobinya ke menteri, karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan dari kementerian-kemeterian," ungkapnya.

Dengan kejadian tersebut, Ahok berencana untuk memotong jalur birokrasi mereka dan mengusulkan jabatan lewat lelang terbuka.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved