Breaking News:

Driver Ojol Jadi Korban Order Fiktif, Hujan-hujan Antarkan 14 Porsi Ayam Geprek ke Rumah Kosong

Nasib apes ini dialami oleh driver ojol asal Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Audy Hamdani (59).

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Kompas.com/Riska Farasonalia
Audy Hamdani (59), driver ojol warga Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. 

TRIBUNPALU.COM - Sebuah kasus penipuan terhadap pengemudi ojek online (ojol) yang dilakukan oleh pelanggannya kembali terjadi.

Nasib apes ini dialami oleh driver ojol asal Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Audy Hamdani (59).

Audy mendapatkan order fiktif dan uang tabungannya ludes dikuras seorang penipu.

Dalam satu hari itu, Audy mengalami kerugian senilai ratusan ribu rupiah.

Padahal, dia biasanya hanya memeroleh pendapatan Rp 30.000 hingga Rp 70.000 jika orderannya ramai.

Berikut kisah Audy Hamdani yang mendapat order fiktif dan ditipu oleh pelangggannya.

Audy Hamdani (59), driver ojol warga Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.
Audy Hamdani (59), driver ojol warga Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. (Kompas.com/Riska Farasonalia)

Hujan-hujan dan antarkan pesanan

Kisah bermula saat Audy mendapatkan pesanan 14 bungkus ayam geprek dan minuman dengan harga Rp 315.000.

Meski kondisi hujan, dia tetap berusaha sesegera mungkin mengantarkan makanan ke Jalan Taman Blimbing, Peterongan, Semarang Selatan.

Audy kebingungan lantaran setelah sampai di alamat yang dituju, ternyata rumah itu tak berpenghuni.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved