Minggu, 19 April 2026

Presiden AS Donald Trump Mengklaim Dirinya Kini Kebal dari Covid-19

Saat Donald Trump dinyatakan positif Covid-19, informasi tentang kondisi kesehatannya dinilai kurang transparan.

MANDEL NGAN / AFP
Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian tentang virus corona baru, yang menyebabkan COVID-19, di Kebun Mawar Gedung Putih pada 14 April 2020, di Washington, DC. 

Cuitan tersebut masih bisa muncul ketika pengguna Twitter mengklik peringatan yang melabelinya.

Donald Trump yang kini telah berusia 74 tahun dirawat dengan Regeneron, koktail antibodi eksperimental yang dapat memberikan kekebalan selama beberapa bulan.

Namun, manfaat kekebalan ini hanya bisa didapat dari Regeneron saat digunakan sebagai treatment, bukan sebagai vaksin.

"Dalam beberapa kasus, vaksin dapat bertahan hingga beberapa dekade. Namun jika Anda mendapatkannya dalam bentuk imunitas alami, itu masih belum diketahui," CEO Regeneron, Leonard Schleifer, mengatakan kepada Face the Nation di saluran televisi CBS, Minggu.

"Jika Anda mendapatkannya dalam botol kecil kami, jika mau, itu akan bertahan dalam tubuh Anda selama beberapa bulan," tambahnya.

Baca juga: Sesumbar Kalahkan Covid-19, Donald Trump Sapa Pendukungnya Tanpa Gunakan Masker

Baca juga: Positif Covid-19, Presiden AS Donald Trump: Itu Adalah Berkah dari Tuhan

Baca juga: Pesan Joe Biden untuk Masyarakat setelah Dinyatakan Negatif Covid-19

Baca juga: Donald Trump dan Melania Trump Positif Covid-19, Joe Biden dan Istri Kirimkan Doa

Baca juga: Disindir Donald Trump karena Pakai Masker, Joe Biden: Presiden Berkewajiban Memberi Contoh

Dengan hanya 23 hari menjelang Hari-H Pilpres 2020, 3 November 2020 mendatang, Donald Trump tidak sabar untuk mengadakan kampanye.

Pemimpin Partai Republik AS itu telah mengumpulkan ratusan pendukung dalam sebuah acara 'comeback' di Gedung Putih pada Sabtu (10/10/2020).

Donald Trump juga berencana kembali mengadakan rally atau mengumpulkan massa di Florida, pada keesokan harinya, kemudian di Pennsylvania dan Iowa.

Donald Trump tampak sangat berjuang untuk menyelamatkan kampanyenya.

Selama wawancara melalui telepon dengan Fox News, Donald Trump menyebut bahwa rivalnya, Joe Biden, bisa saja sedang sakit.

"Jika kamu melihat Joe, ia batuk-batuk kemarin dan mengenakan maskernya, saat batuk," kata Trump.

"Dan aku tidak tahu itu apa, itu tidak disiarkan cukup banyak," sambungnya.

Baca juga: Soroti Demo Tolak UU Cipta Kerja Berakhir Ricuh, Mahfud MD: Pastilah By Design, karena Polanya Sama

Baca juga: Nia Ramadhani Reflek Lempar Tablet saat Mikhayla Diam-diam Baca Komentar Jahat Netizen: Gak Usah!

Baca juga: Kesal Gisel Disalahkan karena Pacaran setelah Cerai, Gading: Kalau Suka Gempi Jangan Jelekin Ibunya

Baca juga: COVID-19 di Indonesia: Jokowi Minta 12 Daerah Jadi Prioritas serta Tekan Angka Kematian Nasional

KERUMUNAN BESAR

Panitia kampanye Joe Biden telah menerbitkan hasil tes harian virus corona terhadap kandidat berusia 77 tahun itu sejak Donald Trump dinyatakan positif Covid-19 pada Kamis (1/10/2020) waktu setempat.

Saat Donald Trump dinyatakan positif Covid-19, informasi tentang kondisi kesehatannya dinilai kurang transparan.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved