Breaking News:

Prabowo dan Mark Esper Sepakat Mulai Lagi Pencarian Tentara AS yang Hilang di Indonesia Selama PD II

Prabowo dan Mark Esper sepakat untuk memulai kembali pencarian tentara AS yang hilang di Indonesia selama Perang Dunia II.

Instagram/prabowo
Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. 

TRIBUNPALU.COM - Kunjungan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Amerika Serikat membuahkan satu kesepakatan dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Mark T Esper.

Prabowo dan Mark Esper sepakat untuk memulai kembali pencarian tentara AS yang hilang di Indonesia selama Perang Dunia II (PD II).

Upaya pencarian tentara AS di Indonesia tersebut nantinya akan melibatkan sebuah badan di bawah Kementerian Pertahanan AS yang bertugas untuk melakukan pencarian tersebut, Defense Prisoner of War/Missing in Action Accounting Agency.

Kesepakatan ini dituangkan dalam penandantanganan Memorandum of Intent oleh Prabowo dan Esper ketika Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Pentagon AS pada Jumat (16/10/2020).

Hal tersebut sebagaimana disampaikan dalam Pernyataan Bersama Terkait Pertemuan Esper dan Prabowo yang diunggah dalam laman resmi Kementerian Pertahanan AS, www.defense.gov, pada Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Sinopsis Film Korea A Violent Prosecutor: Aksi Balas Dendam Seorang Jaksa dari Balik Penjara

Baca juga: Profil dan Rekam Jejak Pollycarpus, Eks Terpidana Kasus Munir yang Meninggal Dunia karena Covid-19

Baca juga: Prabowo Subianto Hari Ini Berusia 69 Tahun, Ini Profil Lengkapnya:Sifat Saat di Akmil Terungkap

Baca juga: Prabowo akan Lakukan Kunjungan ke Austria untuk Membahas Pembelian Jet Tempur Bekas

"Menteri Esper dan Menteri Prabowo menandatangani Memorandum of Intent untuk memajukan upaya Defense Prisoner of War/Missing in Action Accounting Agency untuk memulai kembali pekerjaannya di Indonesia dalam memulihkan sisa-sisa personel AS yang hilang di Indonesia selama Perang Dunia II," demikian isi dari keterangan tersebut.

Saat ini, diketahui ada lebih dari 81.900 warga Amerika masih hilang dalam PD II, Perang Korea, Perang Vietnam, Perang Dingin, dan Perang Teluk atau konflik lainnya.

Dari jumlah warga Amerika yang masih hilang tersebut, 75 persen di antaranya di Indo-Pasifik, dan lebih dari 41.000 yang hilang diperkirakan hilang di laut.

Selain itu dalam keterangan tersebut juga menyebutkan keduanya membahas keamanan kawasan, prioritas pertahanan bilateral, dan akuisisi pertahanan.

Baca juga: Viral Usai Kabur dari Lapas Tangerang Lewat Saluran Air, Cai Changpan Ditemukan Bunuh Diri di Hutan

Baca juga: Respon Mahfud MD saat Kinerja Jokowi Dibandingkan dengan SBY: Itu Terjadi karena SBY Sudah Berhenti

Baca juga: Sri Mulyani Dinobatkan Jadi Menteri Keuangan Terbaik Asia-Pasifik, Fadli Zon: Terbaik di Mata Asing

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mengungkapkan pentingnya keterlibatan militer di semua tingkatan, dan menyampaikan apresiasi atas dukungan Amerika Serikat untuk modernisasi pertahanan Indonesia.

Sedangkan Esper mengungkapkan pentingnya menegakkan hak asasi manusia, supremasi hukum, dan profesionalisasi saat kedua negara memperluas keterlibatan mereka.

Kedua menteri pertahanan tersebut juga mengungkapkan keinginan mereka untuk meningkatkan kegiatan bersama antar angkatan bersenjata dan bekerja sama dalam keamanan maritim.

"Kedua pemimpin menyatakan simpati kepada mereka yang terkena COVID-19 di Amerika Serikat dan Indonesia," tulis keterangan tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo dan Esper Sepakat Mulai Kembali Pencarian Tentara AS yang Hilang di Indonesia Selama PD II

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved