Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf Amin, Fadli Zon: Sepertinya Hanya Presiden yang Merasa Tak Ada Beban

Fadli Zon turut menyoroti satu tahun kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Kompas.com
Joko Widodo dan Maruf Amin 

TRIBUNPALU.COM - Politisi Partai Gerindra Fadli Zon turut menyoroti satu tahun kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Seperti diketahui tepat pada hari Selasa (20/10/2020), pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin genap berjalan satu tahun.

Selama satu tahun itu pula banyak kebijakan yang mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Salah satunya dari Fadli Zon.

Secara blak-blakan Fadli Zon mengungkapkan bahwa selama pemerintahan Presiden Jokowi banyak kemunduran yang terjadi di Indonesia.

Baca juga: 4 Kesepakatan Kerja Sama Indonesia-Jepang: Penanganan COVID-19 hingga Pembentukan Travel Corridor

Baca juga: Satu Tahun Berlalu, Mengingat Kembali Janji Joko Widodo dalam Bingkai Visi Indonesia

Lantas, Fadli Zon mengatakan bahwa ada empat beban berat yang bobotnya kian besar selama pemerintahan Presiden Jokowi.

"Kalau diminta menilai perjalanan setahun terakhir, apalagi enam tahun terakhir, tanpa bermaksud melebih-lebihkan, cukup jelas saya melihat ada banyak sekali kemunduran yg telah kita alami," tulis Fadli Zon di akun Twitternya.

"Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo @jokowi, rakyat dan negara sama-sama memikul beban yang kian berat."

"Saya mencatat, ada empat beban berat yang bobotnya kian besar selama pemerintahan Presiden @jokowi berlangsung," papar Fadli Zon.

Yang pertama adalah beban utang.

Menurut Fadli Zon, selama kepemerintahan Presiden Jokowi utang Indonesia bukan semakin menyusut, malah semakin naik.

Baca juga: Satu Tahun Pemerintahan Jokowi - Maruf Amin: Utang Meroket, Catatan Kesehatan dan Ketenagakerjaan

Bahkan saat ini Indonesia menempati urutan ke-6 negara dengan utang tertinggi.

"Pertama, adalah beban utang. Akibat miskalkulasi, mismanajemen, serta kerja-kerja pembangunan tuna konsep, Indonesia kini harus menanggung beban utang yg sangat berat," ujarnya.

"Mengutip laporan Bank Dunia, "International Debt Statistics 2021” utang luar negeri Indonesia saat ini menempati urutan ke-6 tertinggi di antara negara-negara berpendapatan menengah dan rendah," ungkap Fadli Zon.

Yang kedua adalah beban hukum.

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved