Breaking News:

Kelompok MIT Serang Warga di Sigi

Pasca-teror MIT di Sigi, Polda Sulteng Bangun Kembali Rumah Warga Lemban Tongoa

Tak hanya melihat personelnya bekerja, jenderal binrang dua di Polda Sulteng itu turut mengangkat balok kayu dan bergotong royong

handover
Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso turun langsung memimpin pembangunan kembali rumah warga yang dibakar kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (3/12/2020). 

TRIBUNPALU.COM, PALU – Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso turun langsung memimpin pembangunan kembali rumah warga yang dibakar kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (3/12/2020).

Tak hanya melihat personelnya bekerja, jenderal binrang dua di Polda Sulteng itu turut mengangkat balok kayu dan bergotong royong secara estafet memindahkan material bangunan.

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Didik menyebutkan, pembangunan kembali enam rumah dan satu bangunan pelayanan warga yang dibakar kelompok MIT adalah bentuk perhatian serius negara terhadap warganya.

“Kegiatan ini untuk mengobati duka korban dan meringankan beban mereka,” ucap Mantan Kapolres Kolaka Polda Sultra itu.

Baca juga: Wakapolri: Siapa Pun Pengikut Benny Wenda dan Ingin Pisahkan Papua Barat akan Ditindak Tegas

Baca juga: Perguruan Tinggi Boleh Gelar Kuliah Tatap Muka Mulai Januari 2021, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Baca juga: 9 Pencuri Sapi Ditangkap Polisi, Selain Motif Ekonomi, Pencuri Beralasan Beda Pilihan Politik

Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso turun langsung memimpin pembangunan kembali rumah warga yang dibakar kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (3/12/2020).
Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso turun langsung memimpin pembangunan kembali rumah warga yang dibakar kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (3/12/2020). (handover)

Gubenur Sulteng Longki Djanggola melalui Karo Humas Pemprov Sulteng Moh Haris meminta pran aktif Polri dan TNI untuk memberikan jaminan keamanan kepada umat beragama jelang peryaan Natal dan tahun baru.

Sebelumnya, empat warga Desa Lemban Tongoa tewas dan tujuh bangunan dibakar kelompok MIT.

Kelompok tersebut menyerang warga untuk mendapatkan makanan.

Hingga kini belum ada warga kembali ke rumah mereka setelah pembunuhan satu keluarga terjadi di wilayah Trans Lewunu, Dusun 5, RT 13, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Mereka memilih mengungsi ke desa terdekat maupun ke sanak keluarganya di desa lain.

Baca juga: Sinopsis Film Jumanji: Welcome to The Jungle, Tayang di TransTV Kamis, 3 Desember 2020 Malam Ini

Baca juga: Proses Pencoblosan Pasien Covid-19 di Sulteng Ditangani Perawat

Baca juga: Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo, KPK Amankan Uang Rp 4 Miliar dan 8 Sepeda

Menurut keterangan Sekretaris Desa Lembantongoa Rifai, warga masih ketakutan dengan kejadian  Jumat (27/11/2020) kemarin.

Menurutnya, lokasi kejadian memang termasuk kawasan hutan dan sunyi dan agak terpisah dengan dusun lainnya.

Warga yang tinggal di dusun itu masih berkerabat, ada yang melalui ikatan pernikahan.

"Mereka sudah lama menetap di situ. Mereka merupakan penduduk asli lembah. Mereka pindah karena ada program transmigrasi, jadi mereka dipindahkan,"  ujar Rifai.(*)

Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved