Breaking News:

Kasus WN AS Terpilih Jadi Bupati di NTT, Pengamat: Calon, KPU, Hingga Parpol Bertanggung Jawab

Terkait hal itu, pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Andi Syafrani mengatakan ada sejumlah pihak yang harus bertanggung jawab

(Sumber: akun Facebook Orientriwukore)
Orient P Riwu Kore (kiri) yang menjadi Bupati terpilih Sabu Raijua Nusa Tenggara Timur diduga masih menjadi warga negara Amerika Serikat 

TRIBUNPALU.COM - Bupati terpilih Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni Orient P Riwu Kore diketahui berstatus warga negara Amerika Serikat (AS).

Terkait hal itu, pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Andi Syafrani mengatakan ada sejumlah pihak yang harus bertanggung jawab terkait kasus tersebut.

Satu di antaranya adalah sang bupati terpilih Orient P Riwu Kore. 

"Tentu yang paling bertanggung jawab adalah calonnya, karena tidak terbuka dan jujur sejak awal," ujar Andi, ketika dihubungi Tribunnews.com, Rabu (3/3/2021).

Andi mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga disebut harus bertanggung jawab. 

"Sebab KPU merupakan penyelenggara yang memiliki tugas memverifikasi administrasi calon," ungkapnya. 

Tak hanya itu, partai politik pengusung Oriont P Riwu Kore juga turut andil dalam hal ini.

Kasus di Pilkada Sabu Raijua 2020 ini menunjukkan seleksi tidak dilakukan dengan baik oleh partai politik. 

"Parpol punya peran kesalahan karena tidak melakukan seleksi dengan baik. Ini kasus serius karena menyangkut status kewarganegaraan. Bukan hanya aspek administrasi Pilkada, tapi mengarah pada pidana umum soal kependudukan," tandasnya. 

Deretan fakta Bupati terpilih Sabu Raijua, Orient Patriot Riwu Kore yagn diduga WNA

Halaman
1234
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved