Selamat Datang Wali Kota Baru

Pelantikan Hadianto-Reny Menunggu Hasil Gugatan Paslon Hidayat-Habsa

KPU Palu belum menetapkan waktu pelantikan Hadianto-Reny sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih periode 2021-2026.

Penulis: fandy ahmat | Editor: Haqir Muhakir
handover/alkhairaat
Foto pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid dan dr Renny Lamadjido 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Komisi Pemilihan Umum alias KPU Palu belum menetapkan waktu pelantikan Pasangan Hadianto-Reny sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih periode 2021-2026.

Ketua KPU Palu Agussalim Wahid mengatakan, Akhir Masa Jabatan (AMJ) Wali Kota Palu Hidayat dan wakilnya Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu berkahir pada 17 Februari 2021 mendatang.

Sementara untuk pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih, pihak masih menunggu keptusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Pelantikan (Wali Kota Palu terpilih, red) masih menunggu informai, karena maasih dalam proses gugatan di MK" kata Agussalim, Selasa (9/2/2021). 

Proses gugatan yang dilayangkan tim petahana itu sudah memasuki tahapan mendengar jawaban termohon.

Daftar Harga iPhone Terbaru Februari 2021: iPhone X, iPhone SE, hingga iPhone 12 Series

Gaga Muhammad Klarifikasi Penyebab Kecelakaan yang Buat Edelenyi Laura Lumpuh, Akui Sempat Mabuk

Operasi Yustisi Sasar Pengendara di Jl RE Martadinata Palu, Petugas Temukan Pelanggar Prokes 

Terjerat Kasus Video Syur, Gisel Bersyukur Diberi Dukungan Gading dan Ungkap Kebesaran Hati Wijin

Di mana, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberikan keterangan.

"itu dilakukan 8 Februari 2021," tambah Agussalim. 

Sebelumnya, MK telah mendengarkan permohonan perkara Nomor 94/PHP.KOT-XIX/2021 untuk PHP Kada Kota Palu oleh Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 3 Hidayat-Habsa, Kamis (28/1/2021).

Riswanto Lasdi selaku kuasa hukum pasangan calon (paslon) Hidayat-Habsa tetap memajukan permohonan ke MK kendati selisih perolehan suara mencapai 18,95 persen.

Sebab, pihaknya menemukan adanya kotak suara yang terbuka segel di TPS 7 Kelurahan Mamboro, dantelah dilihat saksi sebelum dimulainya pelaksanaan pencoblosan suara.

Pada kesempatan itu, MK juga memeriksa permohonan perkara Nomor 40/PHP.BUP-XIX/2021 untuk PHP Kada Kabupaten Tolitoli.

Permohonan tersebut diajukan Pasangan Calon (paslon) nomor urut 2 Muchtar-Bakri.

Ujung Perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Sulut, Istri Beri Maaf: Saya Bukan Malaikat

Lowongan Kerja Bara Asa Project untuk Pemuda Kota Palu, Simak Cara Daftarnya

Pihak Eksekutif Tak Hadiri Undangan RDP, Anggota DPRD Donggala Merasa Disepelekan

Kuasa hukum Paslon nomor urut 2 Aan Sukirman memohonkan pembatalan Keputusan KPU Kabupaten Tolitoli Nomor 356/PL.02.6-Kpt/7204/KPU-Kab/XII/2020 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tolitoli Tahun 2020 tanggal 16 Desember 2020.

Menurut Aan, selisih perolehan suara Pemohon  mencapai 4.971 suara dengan Paslon Nomor Urut 3 Amran Hi Yahya dan Mhh. Besar Bantilan, dengan adanya pelanggaran melibatkan kekuasaan Bupati yang saat ini menjabat.

Pihaknya juga menemukan berbagai pelanggaran terjadi di Kecamatan Dampal Selatan dan Dampal Utara yang berpengaruh pada perolehan suara dari Paslon nomor urut 3 tersebut.

Hal ini menurut Aan karena terdapat dua camat merupakan adik kandung dan adik ipar calon Bupati  Nomor Urut 3. (*) 

Sumber: Tribun Palu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved