Breaking News:

Bank Indonesia

Mulai Bulan Depan Beli Motor dan Mobil Dapat Uang Muka Nol Persen

Stimulus diberikan untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko.

Penulis: fandy ahmat | Editor: Kristina Natalia
TribunPalu.com/fandi_ahmat
Bank Indonesia Sulteng 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM - Bank Indonesia (BI) telah mengesahkan aturan Down Payment (DP) alias uang muka nol persen untuk kredit kendaraan.

Hal ini disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam keterangan resminya, Kamis (18/2/2021).

Ketentuan tersebut berlaku awal Maret hingga akhir tahun 2021.

Stimulus diberikan untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko.

Baca juga: Kampus II IAIN Palu di Sigi Diresmikan, Tahap Awal 2.000 Mahasiswa akan Dipindahkan Tahun Ini

Baca juga: Hadi-Reny: Terima Kasih Warga Palu, Mari Bersama Bangun Kota Palu

Baca juga: Selain Cokelat, Disperindag Juga Perkenalkan Kopi Dari Sulteng

"Melonggarkan ketentuan uang muka kredit/pembiayaan menjadi paling sedikit nol persen untuk semua jenis kendaraan," kata Perry.

Namun tidak semua bank bisa memberikan fasilitas DP nol persen.

"Hanya bank yang memenuhi kriteria NPL/ NPF saja yang mampu menyalurkan kredit dengan insentif baru tersebut," terangnya.

Fungsi Kehumasan BI Sulteng, Juan menambahkan dalam waktu dekat perwakilan BI Sulteng akan melakukan sosialisasi dan pengkajian dengan pihak perbankan.

"Dari hasil rapat Dewan Gubernur BI itu, rencana kami akan melakukan pendalaman dengan para stakeholder pada 25 Februari," ujar Juan, Sabtu (20/2/2021).

Bank Sentral akan memberikan ketetapan khusus hanya kepada bank-bank yang memenuhi kriteria NPL/NPF.

Sesuai ketentuan, posisi rasio kredit bermasalah NPL/NPF di bawah 5 persen.

Kredit bermasalah terdiri dari pinjaman masuk dalam kelompok kurang lancar, diragukan, dan macet.

Adapun istilah Non Performing Loan (NPL) diperuntukkan bagi bank umum, sedangkan Non Performing Financing (NPF) untuk Bank Syariah. (*) 

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved