Jumat, 17 April 2026

Iseng Pelorotkan Celana Teman saat Hajatan, Pria Ini Tewas Ditikam Pakai Kuduk

Gara-gara iseng pelorotkan celana temannya di acara hajatan, pria bernama Darsan (45) harus meregang nyawa di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Editor: Haqir Muhakir
Istimewa via Tribun Sumsel
Junaidi (44) pelaku pembunuhan Darsan (45) 

TRIBUNPALU.COM - Gara-gara iseng pelorotkan celana temannya di acara hajatan, pria bernama Darsan (45) harus meregang nyawa di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Korban dibunuh temannya sendiri.

Pelaku nekat menikam korban menggunakan senjata tajam jenis kuduk.

Peristiwa berdarah ini bermula saat Junaidi dan Darsan sama-sama menghadiri undangan hajatan di desa mereka tinggal, Desa Sugi Waras, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan pada Minggu (21/2/2021) malam.

Dilaporkan Tribun Sumsel, Junaidi yang saat itu datang mengenakan celana kolor, langsung dipelorotkan oleh Darsan begitu saja di hadapan para tetangga lainnya.

Niat bercanda Darsan itu tak bisa diterima Junaidi begitu saja.

Dituding Gagal Cegah Banjir di Jakarta, Anies Baswedan Dituntut Minta Maaf ke Warganya

23 Wilayah Indonesia Mendapat Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG, Ini Pesan Penting Anies Baswedan

Gempa Guncang Dua Kabupaten di Sulteng, Ini Penjelasan BMKG

Catat, Ini Daftar Mobil yang Harganya Turun Setelah Setelah Dapat Insentif PPnBM

"Korban ini maksudnya bercanda. Namun pelaku menganggap berlebihan dengan meloroti celana saat hajatan," ungkap Paur Humas Polres Lahat, Aiptu Lispono, Senin (22/2/2021).

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Kurniawi H Barmawi.

"Motifnya sakit hati karena perbuatan iseng korban," ucapnya, dilansir Kompas.com.

Karena merasa emosi, Junaidi langsung menikam Darsan tepat di bagian dada menggunakan senjata tajam jenis kuduk.

Diketahui, kuduk tersebut sebelumnya telah dibawa Junaidi dengan cara diselipkan di pinggangnya.

"Saat datang itu pelaku membawa sajam yang diselipkannya di pinggang."

"Sajam itulah yang ditusukkan ke korban hingga tewas," terang Kurniawi.

Usai menikam Darsan, Junaidi langsung kabur ke rumah kepala desa.

Ia takut diamuk massa oleh tetangga.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved