Breaking News:

Teroris MIT Poso Ditembak

Serang Aparat dengan Bom Molotov, Dua Teroris MIT Poso Ditembak Satgas Madago Raya

Dua anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso ditembak Satgas Madago Raya, Selasa (23/2/2021).

Handover
Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso (kanan) bersama Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf (kiri) memberikan keterangan soal kontak tembak dengan MIT Poso, Kamis (25/2/2021). 

Kata Brigjen TNI Farid Makruf, dua anggota kelompok MIT Poso mengalami luka tembak namun digotong rekannya untuk kabur.

 Mereka meloncat ke jurang untuk menyelamatkan diri.

 "Yang 5 orang lari menyebar. Sedang kami laksanakan pengepungan dan pengejaran," ujarnya.

Ruang Gerak MIT di Sulteng Makin Sempit

Ilustrasi: Satgas Tinombala berbaris di lapangan Polda Sulawesi Selatan sebelum diberangkatkan ke Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/8/2016).
Ilustrasi: Satgas Tinombala berbaris di lapangan Polda Sulawesi Selatan sebelum diberangkatkan ke Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/8/2016). (Tribun Timur/Darul Amri Lobubun)

Sudah dua bulan lebih sejak peristiwa memilukan di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, terjadi.

Pada 27 November 2020 lalu, kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora melakukan pembunuhan terhadap warga setempat.

Kelompok itu, saat ini tersisa 11 orang.

Ruang gerak mereka pun kian dipersempit oleh Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya (nama baru Operasi Tinombala).

Satgas terus melakukan pengejaran terhadap kelompok yang masuk daftar pencarian orang (DPO) itu.

Terdesak dan kelaparan

Halaman
123
Penulis: Ketut Suta
Editor: Haqir Muhakir
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved