Breaking News:

Tambang Parimo Longsor

Kisah Pasutri Tewas Tertimbun Longsor di Desa Buranga Parimo, Terpaksa jadi Petambang karena Pandemi

Isak tangis pecah saat Tim SAR Gabungan mengangkat jenazah Jawir (42) dari timbunan longsor di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parimo.

TRIBUNPALU.COM/LIA
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi kenazah Jawir dari timbunan longsor, Kamis (25/2/2021). 

Jawir dan Yanti memiliki dua orang anak.

Sebelum jadi penambang, pasangan suami istri ini adalah petani, setiap hari bekerja di kebun dan menggantungkan hidupnya di hasil pertanian.

"Mereka ini hanya petani, cuman ikut di tambang ini hampir tiga bulan lalu," kata Ahmad.

Jawir pernah bercerita kepada Ahmad, bahwa saat itu hidupnya susah.

Sejak masa pandemi, pendapatannya berkurang, hasil kebun tak menguntungkan seperti dulu.

"Pernah cerita kalau sekarang hasil kebun itu tidak lagi laku seperti dulu. harganya menurun dan hasilnya juga berkurang," tutur Ahmad.

Update COVID-19 Sulteng: Palu Tambah 30 Kasus Baru, 31 orang Sembuh dan 4 orang Meninggal Dunia

Metic 160 CC Pertama, All New Honda PCX 160 Mengaspal di Sulteng, Ini Harga dan Spesifikasinya

Resep Mudah dan Praktis Hidangan Sahur: Telur Ceplok Bumbu Bali, Bikinnya Tak Sampai 1 Jam

Pandemi COVID-19 cukup menghantam pendapatan dan perekonomian keluarga Jawir.

Keadaan itulah yang memaksa Jawir dan istrina Yanti harus beralih dari petani menjadi penambang.

"Hasilnya lumayan, apalagi masa pandemi begini kan emas tetap laku dan tetap dibeli," ujarnya.

Ahmad tidak menyangka jika kerabatnya itu akan jadi korban dan tertimbun material longsor.

Halaman
123
Penulis: Kristina Natalia
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved