Breaking News:

Palu Hari Ini

Apa Itu EFE Alat Baru Damkar Palu untuk Tangani Kebakaran? Simak Fungsi dan Cara Penggunaanya

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu perkenalkan alat Emergency Fire Extinguisher (EFE) alias pemadam kebakaran darurat.

Handover
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Sudaryano Lamangkona (kanan) kenalkan Alat Emergency Fire Extinguisher (Pemadam Kebakaran Darurat) di Mako Dinas Pemadam Kebakaran 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu perkenalkan alat Emergency Fire Extinguisher (EFE) alias pemadam kebakaran darurat.

Alat itu diperkenalkan melalui akun Intagram Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Palu.

Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Palu Sudaryano Lamangkona mengatakan, alat itu membantu warga dalam menyampaikan informasi kebakaran.

Selain informasi kebakaranatau keadaan darurat, alat itu juga mengirimkan lokasi kejadian.

Baca juga: Ramalan Mingguan Cancer, 28 Februari-6 Maret 2021: Asmara, Keuangan, Karir, bahkan Kesehatan

Baca juga: Ayus dan Nissa Sabyan Hilang di Tengah Isu Selingkuh, Eks Sabyan Geram: Kalau Tak Salah, Ya Muncul

Baca juga: Wamenkes Sebut Mutasi Virus Corona dari Inggris Sudah Masuk ke Indonesia: Ada 2 Kasus

Sehingga personel Damkar dan Penyelamatan bisa langsung melakukan penangaan keadaan darurat secepat mungkin.

"Sistem kerja alat ini sangat mudah, cukup tekan tombol merah, maka informasi dalam waktu 17 detik akan segera sampai di Pos Jaga Damkar," ujar Sudaryono Lamangkona, saat ditemui di kantornya Jl Balai Kota Timur Kelurahan Tanamodindi, kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Selasa (2/2/2021) siang.

"Disertai dengan tayangan peta di HP untuk menjelaskan titik atau lokasi kebakaran" tambahnya

Alat ini temuan Mahasiswa Stimik Adhi Guna dan dalam pengembangan.

Ia juga menerangkan, alat ini akan mengefektifkan durasi waktu bagi personel Damkar dan Penyelamatan Kota Palu.

Terutama tindakan penyelamatan saat merespon kejadian kebakaran. 

"Waktu tanggap kebakaran 15 menit sejak terima informasi hingga melaksanakan operasi pemadaman," ujarnya.

Kegunaan lain alat tersebut untuk menghindari informasi tidak hoask dari masyarakat yang tidak bertanggung jawab.

"Selain itu, alat ini juga berfungsi sebagai antisipasi terhadap informasi hoax kebakaran yang dilakukan oleh orang-orang yang iseng" ujarnya

"Mudah-mudahan alat ini menjadi bagian dari smart city," tutupnya. (*)
 

Penulis: Ketut Suta
Editor: Haqir Muhakir
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved