Jhoni Allen Tuding SBY Pernah Lakukan Kudeta, Andi Mallarangeng: Jangan Dibalik-balik
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng angkat bicara merespons tudingan Jhoni Allen
TRIBUNPALU.COM - Jhoni Allen membuat heboh setelah menuding Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah melakukan kudeta di Partai Demokrat.
Kudeta yang dimaksud Jhoni Alleh terjadi pada masa kepemimpinan Anas Urbaningrum.
Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng pun angkat bicara merespons tudingan Jhoni Allen tersebut.
Menurut Andi Mallarangeng, pernyataan Jhoni Allen Marbun tersebut tidak sesuai fakta sejarah Partai Demokrat.
Justru SBY menyelamatkan Partai Demokrat saat kepemimpinan Anas Urbaningrum yang saat itu berurusan dengan hukum.
Baca juga: Demo PETI di Desa Buranga, Massa Aksi Beri Waktu Polisi Satu Minggu Usut Tuntas Pemodal Tambang
Baca juga: Kabar Pasien 02 di Setahun Covid-19: Masih Sesekali Terengah-engah Efek Corona, Ajak Patuhi Prokes
Baca juga: Apa Itu Skandal Barcagate yang Membuat Stadion Barcelona Dikepung Polisi? Berikut Penjelasannya
"Anas itu menyatakan berhenti. Dalam situasi begitu justru Pak SBY sebagai Ketua Pembina Partai menyelamatkan partai, jangan di balik-balik lah," kata Andi dalam program KOMPAS PETANG, Senin (1/3/2021).
Andi juga menyatakan bahwa SBY merupakan pendiri Partai Demokrat bahkan bisa membawa partai berjaya.
"Pak SBY menggagas Partai Demokrat bersama Pak Ventje (Ventje Rumangkang, red). Makanya pada waktu itu hari lahirnya Partai Demokrat tanggal 9 Desember hari ulang tahunnya SBY. Yang bikin mars partai, ya SBY juga, yang bikin lambang partai itu, ya SBY juga," jelas Andi.
Baca juga: Diusulkan Gerindra, Mulan Jameela Masuk Bursa Calon Bupati Garut, Ini Kata Ketua DPC Gerindra Garut
Baca juga: Cairkan Bansos Tunai Rp 300 Ribu Maret 2021, Cek dengan LOGIN dtks.kemensos.go.id, Bawa KTP atau KK
Baca juga: Sebut AHY Berada di Puncak Tanpa Mendaki, Jhoni Allen: Inilah yang Disebut Krisis Kepemimpinan
"Kalau kalau dibilang Pak SBY tidak berkeringat, justru dengan Pak SBY Partai Demokrat bisa dapat 7,5 persen lalu kemudian 21 persen. Karena itu kerja Pak SBY bukan Jhoni Allen Marbun," sambung Andi.
Diketahui pada Pemilu Legislatif 2004, Partai Demokrat berhasil meraih peringkat ke 5 dengan meraih suara sebanyak 7,45 persen.
Partai ini mendapat masa keemasannya pada Pemilu Legislatif 2009 karena berhasil menjadi partai Pemenang Pemilu Legislatif dengan memperoleh 150 kursi di DPR RI.
Sebelumnya, Jhoni Allen melontarkan kritik pedas terhadap Partai Demokrat. Mantan politikus Partai Demokrat itu bahkan menyebut bahwa Paratai Demokrat bukanlah partai dinasti.
Hal tersebut mengingat bahwa posisi Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Selain itu, Jhoni Allen juga membantah pernyataan kerasnya itu lantaran dirinya sakit hati dipecat partai berlambang mercy tersebut.
"Oh tidak ada sama sekali, tidak ada urusan sakit hati di sini. Ini urusannya adalah mengembalikan Partai Demokrat kepada partai demokratis milik rakyat bukan milik dinasti," katanya.