Kemenkes Gelar Vaksinasi Massal Covid-19 Drive Thru untuk Lansia
Vaksinasi massal COVID-19 drive thru untuk Lansia diatas 60 tahun, selama satu minggu kedepan.
TRIBUNPALU.COM - Kementerian Kesehatan bersama Gojek dan Halodoc menggelar vaksinasi massal COVID-19 bagi 6000 lansia ber-KTP DKI Jakarta di JIEXPO Kemayoran selama satu minggu kedepan.
Mengusung metode drive thru, seluruh tahapan vaksinasi dilaksanakan di atas kendaraan.
Pada pelaksanaanya dapat mengurangi interaksi dengan orang lain.
Dilansir dari media sosial Kementerian Kesehatan RI, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi drive thru yang digelar hari ini.
Kedepan, pihaknya berharap agar gerakan bersama ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh komponen bangsa untuk membantu pelaksanaan program vaksinasi nasional.
Baca juga: Update Perkembangan Vaksinasi dan Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia, 4 Maret 2021
Baca juga: HOAKS Pesan WhatsApp Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia 1.000 Orang Per Hari Tanpa Daftar
Pemerintah sendiri menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia akan mendapatkan vaksin COVID-19.
Proses penyuntikan telah dimulai sejak 13 Januari yang lalu dan ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun.
Terkait dengan ketersediaan vaksin, hingga bulan Juni mendatang jumlah vaksin yang akan tersedia di Indonesia sekitar 90 juta dosis vaksin.
Dengan jumlah yang ada, pada 6 bulan pertama ini, vaksinasi diprioritaskan bagi 45 juta orang atau sekitar 20-25%.
Sementara pada semester kedua nanti jumlah sasaran diperkirakan mencapai 140 juta orang.
Budi Gunadi Sadikin menekankan untuk menyelesaikan target tersebut perlu dukungan dari seluruh elemen bangsa.
Pihaknya membuka kesempatan yang seluas-luasnya kepada semua orang maupun instansi untuk terlibat dan berkontribusi menyukseskan program vaksinasi nasional.
Terkait dengan alur pelaksanaan vaksinasi drive thru, penyelenggara menyediakan 4 pos mulai dari pos verifikasi, cek kesehatan, vaksinasi dan yang terakhir observasi.
Pada prinsipnya tahapan yang dilaksanakan hampir sama dengan metode vaksinasi yang ada saat ini, hanya saja seluruh sasaran tidak perlu turun dari kendaraan.
Setelah divaksin para lansia diminta menunggu selama 30 menit.
Baca juga: 5 Fakta yang Harus diketahui Tentang Vaksinasi Gotong Royong