Rabu, 8 April 2026

Mengonsumsi Jambu Kristal Bisa Menangkal Covid-19? Ini Penjelasannya

Benarkah mengkonsumsi buah-buahan terutama jambu kristal dapat menangkal Covid-19? Simak penjelasannya.

BLODSKY
Ilustrasi Buah 

TRIBUNPALU.COM - Buah-buahan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, khususnya di tengah pandemi seperti saat in.

Demi menjaga kesehatan tubuh, pastikan seseorang menerima asupan 4 sehat 5 sempurna.

Namun, bukan berarti buah tertentu dapat menangkal Covid-19.

Dilansir dari media sosial Kementerian Komunikasi dan Informatika, beredar sebuah unggahan dari salah satu akun di media sosial yang menyatakan bahwa jambu kristal puih dapat menangkal Covid-19. 

Unggahan tersebut muncul di sosial media pada 25 Januari 2021. 

Faktanya, klaim tersebut tidak dapat dibenarkan.

Baca juga: Perkenalkan, Ini Minuman Sehat dari Tumbuhan Khas Palu ala Hotel Best Western

Baca juga: Ingin Makan di Luar Rumah saat Pandemi? Ini Peraturan yang Harus Ditaati

Jambu kristal memiliki kandungan vitamin dan mineral yang bermanfaat. 

Seperti serat, karbohidrat, protein, kalsium, beta karoten, B1, B2 dan vitamin C. 

Namun, saat ini belum ada penelitian yang menunjukan buah tertentu, seperti jambu dapat menangkal Covid-19. 

Seperti yang dikatakan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Dr Moewardi Surakarta, Warigit Dwi Atmoko.

Ia menjelaskan, buah-buahan dan sayuran kaya akan antioksidan yang bisa dimanfaatkan tubuh untuk meningkatkan sistem imunitas.

Dilansir oleh Kompas.com, ia mengatakan ketika daya tahan tubuh kuat, seseorang akan lebih kebal terhadap serangan bakteri ataupun virus penyebab penyakit.

Namun, kaitannya dengan pencegahan tertular Covid-19, Yongki mengatakan, tidak cukup hanya dengan mengonsumsi buah-buahan atau sayur-mayur untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Menurut nya, seseorang tetap harus menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Seperti rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan makan seimbang.

Selain itu, seseorang juga perlu istirahat yang cukup dan tidak sering begadang

Bekerja seperti biasa, jangan terlalu lelah dan memahami dan melakukan etika batuk dengan benar .

"Kalau sekiranya ternyata sakit, batuk, pilek, demam, atau sesak napas, segera saja ke fasilitas kesehatan, jangan ditunda," imbau dia.

(TribunPalu.com/DindaNalifa)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved