Senin, 13 April 2026

Mengenal Hipospadia, Kelainan Bawaan Yang Diderita Aprilia Manganang

Mengenal lebih jauh tentang Hipospadia, kelainan bawaan yang diderita Aprilia Manganang.

handover/tribun jabar
Ilustrasi Aprilia Manganang, atlet ternama Indonesia yang resmi dinyatakan sebagai seorang laki-laki 

TRIBUNPALU.COMAprilia Manganang, mantan atlet voli putri dipastikan memiliki kelainan bawaan sejak lahir, Hipospadia.

Seperti diketahui, Aprilia Manganang merupakan atlet andalan Indonesia yang sudah memiliki segudang prestasi. Baik di dalam negeri, maupun prestasi manca negara.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali dalam tayangan live program Sapa Indonesia Malam, Kompas Tv pada Rabu (10/3/2021).

“Saya kaget, kok bisa gitu? Padahal Aprilia ini atlet andalan kita. Bahkan berlaga juga di kancah internasional, baru-baru ini di Thailand,” ujarnya saat dimintai pendapat di program itu.

Baca juga: Aprilia Manganang Dipastikan Berjenis Kelamin Laki-Laki, Menpora : Saya Kaget. Kok Bisa Ya?

Acara yang dipandu oleh Aiman Witjaksonono itu mendatangkan dua narasumber utama.

Diantaranya adalah Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali dan Dokter spesialis Andrologi, dr. Tjahjo Djojo Tanojo.

Apa Itu Hipospadia?

Hipospadia merupakan cacat lahir pada anak laki-laki, dimana pembukaan uretra tidak terletak di ujung alat kelamin.

Penyakit ini merupakan kelainan genetik sejak lahir.

Menurut dr. Tjahjo Djojo Tanojo, Hipospadia terbagi menjadi dua.

Yaitu hipospadi isolated dan hipospadia pada level parah.

Aprilia Manganang
Aprilia Manganang (Intagram)

Baca juga: Kapten Timnas Voli Putri Ungkap Sikap Aprilia Manganang saat Masih Jadi Atlet: Batasi Ruang Gerak

Hipospadia isolated  atau isolated hypospadias adalah jenis hipospadia yang tidak disertai ganguan lain.

Sedangkan hipospadia yang parah memiliki ambigus genitalia, yaitu gangguan perkembangan organ kelamin yang terjadi sejak dalam kandungan.

Jenis kedua inilah yang harus ditindaklanjuti lebih dalam.

Karena hipospadia parah harus memerlukan pemeriksaan kromosom yang mendalam.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved