Lakukan Lobi ke Dubes Arab Saudi, Pemerintah Indonesia: Kemungkinan Haji Tahun Ini Masih Terbuka

Pemerintah Indonesia terus berupaya melobi Pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaran ibadah haji tahun ini.

Sky News
Jemaah yang sedang melaksanakan ibadah haji di tengah pandemi Covid-19. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Indonesia terus berupaya melobi Pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaran ibadah haji tahun ini.

Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah Pemerintah Arab Saudi akan membuka kuota ibadah haji tahun 1442 Hijriah.

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) optimis, pemerintah Arab Saudi membuka penyelenggaraan ibadah Haji 1442H / 2021M meski di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu ditandai dengan beberapa hal yang telah dilakukan otoritas Arab Saudi, satu diantaranya terkait vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Efek Samping Vaksin Dikabarkan Lebih Banyak Dialami Perempuan, BPOM: Tidak Ada Keterkaitan Gender

Baca juga: Warga Gerebek Rumah di Aceh, Ketahuan Ajak Kernet Angkot Main Saat Suami Pergi Jualan Buah

Baca juga: DPR Panggil BUMN dan Kementerian Pertanian Bahas Stok dan Harga Pangan Jelang Ramadhan

Demikian disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Senin (15/3/2021).

"Kami optimis kemungkinan diselenggarakannya haji tahun ini masih terbuka. Hal ini ditandai dengan telah dilakukan vaksinasi di Saudi sebagaimana juga di Indonesia dalam rangka menanggulangi pandemi Covid-19," kata Yaqut di Ruang Komisi VIII DPR, Senayan, Jakarta.

"Otoritas Arab Saudi juga telah menyatakan akan membuka penerbangan internasional pada 17 Mei 2021. Situasi ini lebih positif dibandingkan tahun lalu yang menutup penerbangan luar negeri, tak terkecuali selama musim haji 2020," lanjutnya.

Keyakinan Menag tersebut, juga dibarengi dengan upaya yang dilakukan pemerintah sebagai bagian persiapan dalam rangka pelaksanaan ibadah haji tahun 1442H/2021M.

Meskipun, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, belum juga memberikan kepastian tentang penyelenggaraan haji tahun 1442H/2021M.

Kemenag terus melakukan berbagai upaya diplomasi dengan berbagai otoritas terkait Arab Saudi antara lain dengan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Menteri Urusan Haji dan Umrah, Arab Saudi serta lembaga-lembaga terkait lainnya.

"Karenanya, seberapapun tipis kemungkinannya, kami masih tetap berusaha mempersiapkan penyelenggaraan haji pada tahun ini. Kami di Kementerian Agama terus melakukan upaya-upaya yang progresif untuk mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 1442H/2021M," ucapnya.

"Kami juga terus merespons situasi terkini dengan langkah-langkah strategis yang terukur. Setidaknya, kita telah siap jika pemerintah Saudi membuka akses ke Tanah Suci bagi jemaah haji kita," ujar Yaqut.

Skenario Pemerintah Indonesia

Wamenag Zainut mengungkapkan, penyelenggaraan haji di masa pandemi Covid-19 pemerintah telah menyiapkan beberapa skenario.

“Kami siapkan tiga skenario yakni kuota penuh, opsi terbatas dan opri terburuk tidak memberangkatkan di tahun ini,” katanya saat menjadi pembicara kunci dalam webinar bertajuk “Haji dan Umrah di Masa Pandemi”, secara daring, Rabu (10/3/2021).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved