Breaking News:

Selamat Datang Wali Kota Baru

Ini Alasan Wali Kota Hadianto Tak Pernah Libatkan Istrinya dalam Urusan Politik

Hadianto Rasyid, orang nomor satu di Kota Palu ini ternyata tak pernah melibatkan istrinya Diah Puspita, dalam urusan politik pribadinya.

Instagram Hadianto Rasyid 
Hadianto Rasyid bersama Istrinya Diah Puspita dalam sebuah acara sebelum adanya wabah pandemi COVID-19. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Hadianto Rasyid, orang nomor satu di Kota Palu ini ternyata tak pernah melibatkan istrinya Diah Puspita, dalam urusan politik pribadinya.

Pria kelahiran 10 Juli 1975 itu mengungkapkan, sejak dirinya masuk dunia politik sejak 2008 silam hingga saat menjadi Wali Kota Palu tak pernah mengikutsertakan istri tercinta terlibat dalam politik.

Ayah empat anak itu membeberkan, dirinya ingin sang istri tercinta fokus dengan urusan pekerjaan dan mengurusi anak-anak saja.

"Jadi memang bunda (Istri Hadianto Rasyid, red) memang lebih fokus saja dengan mengurus anak-anak," jelas Wali Kota Palu Rabu (17/3/2021) pagi.

Baca juga: Kronologi Penemuan Anak 10 Tahun Menderita Lumpuh Layu yang Diduga Ditelantarkan Orangtuanya

Baca juga: Anak 10 Tahun Menderita Lumpuh Layu Ditemukan di Gubuk Desa Porame, Diduga Ditelantarkan Orangtuanya

Selain itu Hadianto tak ingin istrinya itu ikut campur dalam urusan pemerintah.

Hal itu disebabkan perempuan pada umumnya membawa sesuatu persoalan dengan perasaannya.

Sehingga ketika melihat suaminya dalam hal ini Wali Kota Palu, dijelek-jelekan dan dijahatin orang lain maka perempuan cenderung baperan.

"Saat kita berhasil untuk mencapai posisi seperti sekarang ini saya tidak ingin  istri itu ikut campur dalam urusan pemerintah, kan tahu sendiri kadang-kadang istri ini dia datang dengan perasaannya, dia tidak suka misalnya kita suaminya dijahatin orang, tidak suka suaminya dijelek-jelekan," jelas Pemilik Taipa Beach ini.

Sebab hal itu Wali Kota Palu tidak inginkan istrinya mencampuri urusan dalam pemerintahan termasuk mempengaruhi mengambil keputusan.

"Jadi saya tidak ingin sakit hatinya itu mempengaruhi keputusan dan saya ketika mengambil keputusan apapun itu objektif sifatnya," pungkasnya. (*)

Penulis: Moh Salam
Editor: Haqir Muhakir
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved