Breaking News:

Kabupaten Banggai

Gunakan Knalpot Racing, Seorang Pengendara Sepeda Motor di Banggai Kena Tilang Polisi

Tim Tarantula Satuan Sabhara Polres Banggai mengamankan sepeda motor dengan knalpot racing (brong), Jumat (19/3/2021).

Handover
Tim Tarantula Satuan Sabhara Polres Banggai mengamankan sepeda motor dengan knalpot racing (brong), Jumat (19/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM,PALU - Tim Tarantula Satuan Sabhara Polres Banggai mengamankan sepeda motor dengan knalpot racing (brong), Jumat (19/3/2021).

Sepeda motor tersebut diamankan saat petugas melaksanakan patroli rutin, di Jl Samratulangi, kompleks pertokoan Kota Luwuk.

Pengendara Honda Tiger tersebut merupakan remaja inisial IN (20).

Selain menggunakan knalpot bising motor IN juga tidak terpasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Baca juga: Buddha Tzu Chi Gandeng Universitas Tadulako Bangun Sekolah di Lokasi Huntap Tondo

Baca juga: Wujudkan Kota Palu Bersih, Dinas Lingkungan Hidup Libatkan Tiap Kecamatan dalam Penanganan Sampah

Baca juga: Kisah Sukses Penerima Kartu Prakerja, dari Korban PHK hingga Naik Jabatan

Kepala Satuan Sabhara Iptu Jimyarto mengatakan penangkapan tersebut dilakukan karena knalpot bising dapat menganggu pengguna jalan lainya.

"Karena suara dari sepeda motor ini sangat meresahkan pengendara lainnya maka diamankan," ujar Kasat Sabhara Iptu Jimyarto Anasim.

Saat ini pengendara bersama motornya telah diamankan oleh pihak kepolisian.

"Barang bukti lansung diserahkan kepada piket Satlantas untuk dilakukan penindakan," ujar Iptu Jimyarto.

Baca juga: Dukung Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024, Qodari: Ini Gagasan Saya Bisa Ditolak atau Diterima

Baca juga: Pemerintah Kota Palu Jamin Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak

Baca juga: Dorong Solidaritas Masyarakat, Pemkab Sigi Resmikan Kampung di Kecamatan Palolo

Jajaran Polres Banggai rutin mensosialisasikan tentang larangan penggunaan knalpot racing atau brong.

Namun polisi masih saja menemukan pelanggran pengendara di jalan.

"Sosialisasi larangan penggunaan knalpot racing dilakukan karena suara bising, bisa memunculkan beragam efek negatif," ujarnya.

"Salah satunya adalah bisa memicu keributan karena suara yang berisik," tutupnya.(*)

Penulis: Ketut Suta
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved