Breaking News:

Banjir Sigi

Update Banjir Desa Beka: 250 KK Terdampak, Warga Mengungsi ke Pasar Dolo Kabupaten Sigi

Banjir bandang menerjang Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Jumat (26/3/2021) malam.

TRIBUNPALU.COM/ALAN
Sebanyak 250 KK terdampak banjir bandang di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Banjir bandang menerjang Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Jumat (26/3/2021) malam.

Banjir disertai lumpur tersebut menerjang rumah warga sejak pukul 21.00 hingga pukul 01.00 Wita. 

Kepala Desa Beka Moh Fitrah mengatakan 250 kepala keluarga terdampak banjir bandang.

"Untuk data saat ini sebanyak 250 KK dan jumlah kerusakan rumah sementara 70 rumah," ucap Muhammad Sitra kepada TribunPalu.com, sabtu (27/3/2021).

suasana pascabanjir di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi (27/3/2021)
suasana pascabanjir di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi (27/3/2021) (TRIBUNPALU.COM/ALAN)

Baca juga: Akibat Arus Pendek Listrik, Caffe Kopi Yor di Kelurahan Tondo Dilalap Si Jago Merah

Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Karambol di Ring Road Monjali, Dipicu Truk Hilang Kendali, Hantam 10 Mobil

Baca juga: Kemenag Sulteng: Tidak Ada Alasan Menolak Vaksinasi Covid-19

Moh Fitrah menambahkan, saat ini warga yang mengungsi berada di Pasar Dolo.

"Sebagian mengungsi di Pasar Dolo dan sebagian lagi mengungsi di rumah kerabatnya di Desa Baliase dan Desa Bomba," terangnya.

Warga terdampak banjir bandang di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi mengungsi ke Pasar Dolo
Warga terdampak banjir bandang di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi mengungsi ke Pasar Dolo (TRIBUNPALU.COM/ALAN)

Moh Fitrah mengatakan, banjir sebenarnya berawal dari sore hari, namun dengan intensitas kecil.

Sehingga masyarakat tidak mengawatirkannya dan menganggap itu hal biasa.

Sekitar pukul 21.00 Wita banjir bercampur material batu menerjang Desa Beka.

"Ketinggian banjir bervariasi ada yang setinggi lutut dan yang paling tertinggi mencapai 1,5 meter," terang Moh Fitrah.(*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved