Breaking News:

Bom Meledak di Makassar

MUI Banggai Kecam Insiden Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

MUI Kabupaten Banggai, Zainal Abidin Alihamu mengecam keras atas insiden di Gereja Katedral Makassar sekitar pukul 10.30 Wita, Selasa (30 /3/2021).

Handover
Ketua MUI Kabupaten Banggai Zainal Abidin Alihamu 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banggai, Zainal Abidin Alihamu mengecam keras atas insiden di Gereja Katedral Makassar sekitar pukul 10.30 Wita, Selasa (30 /3/2021).

Zainal Abidin Alihamu mengatakan bom bunuh diri tersebut sangat tidak dibenarkan oleh agama manapun.

“Saya Ketua MUI Kabupaten Banggai mengutuk dengan keras peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Makassar,” kata Zainal Abidin Alihamu.

Ia menjelaskan, peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar itu merupakan tindakan tidak manusiawi dan bertentangan dengan nilai-nilai ajara agama manapun di Indonesia.

“Kami minta penegak hukum agar mengusut tuntas kasus tersebut,” sebut Zainal Abidin Alihamu.

Baca juga: Pengacara Teddy Kecewa Rizky Febian Tak Beri Uang Rp 500 Juta yang Diminta Kliennya: Iky Bohong

Baca juga: Trauma atas Kejadian Kebakaran Kilang Minyak Balongan, Warga Minta Pertamina Beli Rumah Mereka

Baca juga: Penampakan Gedung DPRD Banggai Kepulauan Disegel Pasca Demo ASN

Zainal Abidin Alihamu pun berharap agar kejadian itu tak dikait-kaitkan dengan agama atau pun suku di negeri ini.

Sebab kejadian tersebut hanya akan mempengaruhi kondusifitas kamtibmas.

“Saya imbau seluruh masyarakat Kabupaten Banggai untuk tetap tenang dan tetap menjaga daerah ini tetap aman dan damai,” harap Zainal Abidin Alihamu. (*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved