Breaking News:

Palu Hari Ini

Siap-siap, Giliran Ojol di Kota Palu Bakal Dapat Vaksinasi COVID-19

Dinas Kesehatan Kota Palu akan berkoordinasi dan menghitung jumlah Ojek Online (Ojol) untuk dilakukan vaksinasi COVID-19.

TribunPalu.com/Alan_Sahril
drg Lutfiah saat berada di Puskesmas Sangurara Jl Pomandu, Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah untuk melakukan vaksinasi terhadap calon jemaah haji lansia. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Palu, drg Lutfiah mengatakan akan berkoordinasi dan menghitung jumlah Ojek Online (Ojol) untuk dilakukan vaksinasi COVID-19.

"Ini lagi mengumpulkan data, dan mereka udah ada Whatsapp saya, mereka ada sekitar 400 sampai 500, dan kami lagi menghitung kecukupan vaksin," ucap Drg Lutfia kepada TribunPalu.com, Selasa (30/3/2021).

Ia mengaku telah mendapatkan alokasi untuk vaksinasi bagi para Ojol di Kota Palu.

"Kalau vaksinnya cukup, InsyaAllah kita laksanakan, karena mereka juga merupakan salah satu sasaran di tahapan kedua," terangnya.

Baca juga: Terduga Teroris Condet Pernah Datangi Sidang Rizieq Shihab, Polisi Jaga Ketat Pengadilan Jaktim

Baca juga: Sering Mencuri dan Temukan 22 Paket Sabu, Warga di Sigi Laporkan Saudaranya ke Kantor Polisi

Baca juga: Tak Ada Gambar Presiden di Ruang Kerja Sekwan DPRD Banggai Kepulauan

Baca juga: Update Perkembangan Vaksinasi dan Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia, Selasa 30 Maret 2021

Lutfiah menambahkan jika jumlah vaksin terbatas, hanya setengah dari jumlah total ojol yang akan divaksinasi.

"Saya lagi menunggu, tapi dari 400 petugas ojol misalkan kami akan vaksin 100 dulu atau 200 dulu tapi kalau vaksinnya cukup kami akan memvaksin mereka semua," jelasnya.

Ia menambahkan, karena jumlah ojol cukup banyak maka akan dibagi beberapa kelompok untuk vaksinasi di beberapa tempat pelayanan kesehatan, sehingga tidak terjadi kerumunan.

"Kita akan tempatkan dan membagi mereka di beberapa fasilitas kesehatan seperti puskesmas atau ke RSUD Anutapura," terangnya.

Baca juga: Mendikbud: Juli 2021 Belajar Tatap Muka Dimulai dengan 50% Kapasitas Kelas Setelah Lebaran Idul Adha

Baca juga: Pemerintah Wajibkan Sekolah Dibuka Usai Vaksinasi Guru Rampung, Ini Penjelasannya

Baca juga: Warga Tanam Pohon Pisang di Jl Tombolotutu, Harap Pemerintah Segera Perbaiki

Drg Lutfiah membeberkan jika sebenarnya selain ojol, para pedagang di pasar juga perlu dilakukan vaksinasi untuk mencegah penyebaran COVID-19 di pasar.

"Sebenarnya para pedagang pasar juga berhak tetapi karena jumlah mereka yang cukup banyak kami belum berani karena jumlah vaksin yang tersedia masih terbatas," ucap Lutfiah.

Lutfiah mengungkapkan ketersediaan jumlah vaksin di kantor Dinas Kesehatan Kota Palu saat ini berkisar 17.000 vaksin. (*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: Kristina Natalia
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved