Breaking News:

Dampak Aksi Teror di Makassar dan Mabes Polri, Sosiolog Untad: Citra Indonesia Rusak di Mata Dunia

Aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar dan penyerangan di Mabes Polri dinilai bisa merusak citra Indonesia di mata dunia internasional.

handover
Sosiolog Untad Dr Christian Tindjabate 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar dan penembakan di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) dinilai dapat merusak citra Indonesia di mata dunia Internasional. 

Hal ini dikhawatirkan menjadi senjata negara lain untuk mempengaruhi kebijakan pertahanan Indonesia

"Indonesia disebut sebagai negara hukum. Namun peristiwa ini membuat citra Indonesia di mata dunia dinilai sebagai negara tidak aman. Ini pasti memberi dampak yang tidak menguntungkan," kata Sosiolog Universitas Tadulako, Christian Tindjabate, Senin (29/3/2021). 

Lebih jauh Christian menjelaskan, aksi teror semacam ini akan menambah keprihatinan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Usai Mabes Polri Diserang Teroris, DPR RI Perketat Keamanan

Baca juga: Jadwal Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadhan 2021, Kemenag Akan Selenggarakan Daring dan Luring

Baca juga: Eks Teroris Sofyan Tsauri Soal Serangan Mabes Polri: Afiliasi ke ISIS,Nekat Sekali, Sudah Yakin Mati

Karena itu, kata dia, negara harus mampu memberantas terorisme untuk menjamin keberlangsungan dan keamanan. 

"Saat negara tengah menghadapi Covid-19, tiba-tiba aksi keji terorisme kembali meledak di tengah masyarakat. Padahal pandemi sudah memporak-porandakan kehidupan sosial ekonomi. Sehingga peristiwa ini membuat masyarakat semakin frustrasi," ungkap Christian. 

Ia menegaskan, pentingnya menjalankan prinsip toleransi menjelang perayaan Paskah dan bulan suci Ramadan. 

Baca juga: Kronologi 37 Santri di Solo Positif Covid-19, Bermula dari Ustazah yang Alami Anosmia

Baca juga: Soal Aksi Teror di Mabes Polri, Ahli Psikologi Forensik Beri Analisis, Nekat atau Terencana?

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia Besok, Jumat 2 April 2021: Bandar Lampung Hujan Seharian

Aparat keamanan, lanjut Christian, harus menjamin kegiatan peribadatan berlangsung aman tanpa gangguan, apalagi dalam bentuk teror. 

"Saya kira negara harus hadir. Aparat keamanan dari semua unsur harus meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi peristiwa serupa. Terlebih adanya tindakan adu domba antar umat menjelang hari besar keagamaan," ucapnya. (*)

Penulis: fandy ahmat
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved