Rabu, 20 Mei 2026

Hipertensi Ternyata Tak Bisa Sembuh, Tapi Bisa Dikendalikan dengan Modifikasi Gaya Hidup

Ketika seseorang didiagnosis dokter mengalami hipertensi alias darah tinggi, umumnya si penderita bertanya-tanya apakah mereka bisa sembuh.

Tayang:
Editor: Haqir Muhakir
aafp.org
ILUSTRASI tekanan darah tinggi atau hipertensi. 

TRIBUNPALU.COM - Ketika seseorang didiagnosis dokter mengalami hipertensi alias darah tinggi, umumnya si penderita bertanya-tanya apakah mereka bisa sembuh.

Kecemasan itu wajar dialami si penderita.

Sebab, tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit yang dikenal sebagai “silent killer”.

Penyakit ini bisa datang tanpa gejala, lantas diam-diam merusak pembuluh darah dan menyebabkan masalah kesehatan serius.

Kenali lebih dekat penyakit darah tinggi lewat ulasan berikut.

Apakah darah tinggi bisa sembuh?

Hipertensi atau darah tinggi adalah kondisi saat tekanan darah berada di atas kisaran normal 130/80 mmHg.

Seseorang dikatakan memiliki penyakit darah tinggi apabila hasil cek tensinya tiga kali berturut di atas ambang batas normal dalam rentang waktu tiga bulan.

Baca juga: Dapat Uang Saku Rp 1 Juta Per Bulan, Berikut Persyaratan, Waktu dan Cara Daftar Beasiswa Djarum Plus

Baca juga: Jadi Tempat Transaksi Miras Cap Tikus, 2 Rumah di Bunta Banggai Digerebek Polisi

Melansir Emedicine Health, penyakit darah tinggi tidak bisa sembuh, tapi perlu dikendalikan seumur hidup.

Dengan tekanan darah yang lebih terkontrol, risiko seseorang terkena serangan jantung, stroke, gagal ginjal, kebutaan, dan penyakit lainnya juga bisa ditekan.

Tidak seperti penyakit lain yang bisa sembuh dengan minum obat dalam waktu satu tempo, obat darah tinggi perlu diminum seumur hidup.

Selain minum obat darah tinggi, hipertensi bisa dikendalikan dengan perubahan gaya hidup sehat.

Menurut American Heart Association, mengelola tekanan darah tinggi membutuhkan komitmen seumur hidup agar hipertensi terkontrol.

Setiap penderita darah tinggi perlu menjalankan saran dokter dan mengikuti rekomendasinya.

Baca juga: Toleransi Umat Beragama di Sulteng, Ketua FKUB: Harga dan Hormati Mereka yang Beribadah Paskah

Baca juga: BMC Peduli Salurkan 15 Paket Sembako untuk Korban Banjir Bandang Sigi

Modifikasi gaya hidup untuk menurunkan darah tinggi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved