Minggu, 12 April 2026

Hati-hati! Ini 5 Efek Negatif yang Bisa Terjadi Jika Terlalu Sering Berhubungan Intim

Berikut ini lima efek negatif yang bisa terjadi jika terlalu sering melakukan hubungan intim.

wellandgood.com
Ilustrasi hubungan intim 

TRIBUNPALU.COM -  Hubungan intim bersama pasangan memang selalu menjadi aktivitas yang menyenangkan.

Terutama ketika kedua belah pihak sama-sama sedang bergairah.

Namun, melakukannya terlalu sering mungkin malah akan memberikan efek negatif.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di Archives of Sexual Behavior pada 2017, rata-rata orang dewasa berhubungan intim 54 kali setahun atau rata-rata satu kali per pekan.

Tapi, seberapa sering aktivitas seksual dikatakan terlalu sering dan apa risikonya?

Menurut asisten profesor klinis kebidanan, ginekologi, dan pengobatan reproduksi di The Icahn School of Medicine di Mount Sinai Health System di New York City, Rebecca C. Brightman, MD, definisi "sering" tersebut sebetulnya bervariasi.

Baca juga: Pria di Kulon Progo Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Depresi Dikeluarkan dari Pekerjaannya

Baca juga: Komandan Brimob Meninggal setelah Disuntik Vaksin AstraZeneca, Sempat Meriang & Mengeluh Sesak Nafas

"Selain itu, jika terasa nyaman dan tidak menyakitkan, maka seks pada frekuensi berapa pun tidak masalah," katanya kepada Health.

Namun, ada baiknya kita mengetahui tanda bahwa tubuh Anda mungkin perlu jeda berhubungan intim atau dianggap "terlalu sering" untuk tubuh.

Risiko terlalu sering berhubungan

1. Pembengkakan vagina dan labia

Dokter kandungan dan ahli kesehatan wanita dari California, Sherry A. Ross mengatakan, bahaya fisik utama akibat terlalu sering berhubungan intim adalah pembengkakan vagina dan labia yang berlebihan.

Penulis "she-ology and she-ology the she-quel" itu mengatakan, rangsangan seksual yang terlalu sering akan membuat vagina dan labia penuh dengan darah. Kondisi ini dapat menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit yang berlebihan saat berhubungan seksual.

2. Pelumasan alami vagina tidak optimal

Hubungan intim terlalu sering atau terlalu panjang juga dapat menyebabkan pelumasan alami pada vagina mengering, yang dapat menyebabkan gesekan dan nyeri.

"Jika Anda tidak melakukan cukup pemanasan untuk terangsang secara seksual dan menjadi basah, vagina akan menjadi kering."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved