Breaking News:

Update Korban Banjir di NTT: 128 Orang Dinyatakan Meninggal, 72 Lainnya Masih Hilang

Berikut ini update terbaru data korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Editor: Lita Andari Susanti
Handover
Bencana banjir bandang di Waiwerang Pulau Adonara, Floers Timur - NTT 

TRIBUNPALU.COM - Berikut ini update terbaru data korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seperti diketahui bencana alam menerjang 8 wilayah administrasi kabupaten dan kota di NTT.

Adapun wilayah yang terdampak antara lain Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao dan Alor.

 

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati  menyebutkan, bahwa ada total 128 warga yang meninghal dunia akibat bencana tersebut.

"Total warga meninggal dunia (MD) berjumlah 128 orang selama cuaca ekstrem berlangsung di beberapa wilayah tersebut, dengan rincian Kabupaten Lembata 67 orang, Flores Timur 49, dan Alor 12," kata Raditya dalam keterangan pers resmi BNPB, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Ngerinya Banjir Bandang di NTT, Begini Pengakuan Warga Lihat Mayat di Atas Kasur Hanyut ke Laut

Baca juga: Puan Maharani: Tim SAR Harus Lakukan Pencarian Korban Banjir Bandang di NTT

Gambar ini memperlihatkan banjir yang memporakporandakan rumah warga di Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur pada Minggu 4 April 2021.
Gambar ini memperlihatkan banjir yang memporakporandakan rumah warga di Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur pada Minggu 4 April 2021. (istimewa)

Selain itu, ia juga mengupdate data terkait total korban hilang yang mencapai mencapai 72 orang.

Yakni, dengan rincian Kabupaten Alor 28 orang, Flores Timur 23, dan Lembata 21.

Bencana cuaca ekstrem di beberapa wilayah tadi juga berdampak pada sejumlah kerugian total antara lain 1.962 unit rumah terdampak, 119 unit rumah rusak berat (RB), 118 unit rumah rusak sedang (RS) dan 34 unit rumah rusak ringan (RR), sedangkan fasilitas umum (fasum) 14 unit RB, 1 RR dan 84 unit lain terdampak. Rincian kerusakan sektor pemukiman sebagai berikut.

1. Kota Kupang
- 10 unit rumah RS
- 657 unit rumah terdampak

2. Kabupaten Flores Timur
- 82 unit rumah RB
- 34 unit rumah RR
- 97 unit rumah terdampak
- 8 unit fasum RB

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved