Breaking News:

Puan Maharani: Tim SAR Harus Lakukan Pencarian Korban Banjir Bandang di NTT

Melalui keterangan tertulisnya, Ketua DPR RI, Puan Mahari meminta tim SAR untuk terus melakukan pencarian korban banjir bandang di Nusa Tenggara Timur

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Ananda Putri Octaviani
Handover
Bencana banjir bandang di Waiwerang Pulau Adonara, Flores Timur - NTT 

TRIBUNPALU.COM - Melalui keterangan tertulisnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Mahari meminta tim Search And Rescue (SAR) untuk terus melakukan pencarian korban banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam keterangan tersebut, Puan meminta agar penanganan bencana banjir bandang tersebut melibatkan tim SAR dan kolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TNI-Polri serta pemerintah daerah setempat.

"Terus lakukan pencarian korban. Koordinasi semua kekuatan SAR, dan tim SAR terdekat seperti di Bali dan NTB saya harap membantu pencarian korban," kata Puan dalam keterangan tertulis, Senin (5/4/2021).

Untuk menanggulangi kejadian serupa di NTT, putri Megawati Soekarno Putri ini mengimbau pihak terkait untuk mencari penyebab terjadinya banjir bandang tersebut.

Selain itu, Puan juga menekankan agar penanganan banjir bandang ini bisa memaksimalkan bantuan darurat.

Satu alat berat dikerahkan untuk membersihkan material yang menutupi jalan di Desa Beka, Kabupaten Sigi, Sabtu (27/3/2021).
Satu alat berat dikerahkan untuk membersihkan material yang menutupi jalan di Desa Beka, Kabupaten Sigi, Sabtu (27/3/2021). (TribunPalu.com/Alan_Sahril)

Baca juga: Kemensos Salurkan Bantuan Senilai Rp 1,1 Miliar untuk Korban Banjir di Bima NTT

Baca juga: Kisah Lorensius Korban Banjir di NTT, Malam Masih di Rumah, Pagi Ibunya Ditemukan Tewas di Pantai

Banjir Bandang Landa NTT, Ernest Prakasa: Udahan Dulu Bahas Kawinan, Ini Ada Bencana Alam

Puan menyebutkan harus dilakukan penyediaan obat-obatan dan makanan yang cukup, penanganan masyarakat rentan serta mengantisipasi bencana susulan.

Tak hanya itu, trauma healing juga perlu diberikan kepada para korban untuk menjaga kesehatan mental mereka.

"Mitigasi bencana ditingkatkan, masyarakat dan Pemda serta BNPB setempat diharap waspada cuaca ekstrem," sambungnya.

Sementara itu, dikutip dari laman Kompas.com, BNPB juga turun langsung ke lokasi bencana guna memantau kondisi evakuasi para korban di sana.

Kepala BNPB Doni Monardo beserta rombongan bertolak ke NTT pada Senin (5/4/2021) pagi untuk meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Flores Timur.

Baca juga: 41 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang di NTT, Warga Kini Menjerit Kelaparan

BMC Peduli Salurkan 15 Paket Sembako untuk Korban Banjir Bandang Sigi

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved