Breaking News:

Puasa Ramadhan 2021

Meski Tak Membatalkan Puasa, Ternyata Seseorang Tak Boleh Divaksin Covid-19 jika Kondisi Ini Terjadi

MUI telah menetapkan fatwa Vaksin Covid-19 tak batalkan puasa. Namun, ada dua kondisi seseorang perlu ditunda atau batal menerima suntikan vaksin.

TribunPalu.com/Handover
Salah seorang guru di SDN 25 Palu menjalani vaksinasi COVID-19. Ada dua kondisi seseorang perlu ditunda atau batal menerima suntikan vaksin. 

TRIBUNPALU.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebelumnya telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin Covid-19 tidak membatalkan puasa.

Keputusan itu tertuang dalam Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa.

Namun ternyata tidak semua orang boleh divaksinasi saat sedang berpuasa.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, ada dua kondisi seseorang perlu ditunda atau batal menerima suntikan vaksin.

Pertama kondisi tubuh lemas dan kedua adalah tekanan darah rendah.

"Nanti akan dilakukan skrinning pada sasaran vaksinasi. Kalau dilihat memang misalnya terlalu lemas karena puasa, atau tekanan darah terlalu rendah, maka vaksinasi ini kemungkinan akan ditunda," kata Nadia dikutip dari tribunnews.com Rabu (14/4/2021) pagi.

Baca juga: Bacaan Doa Buka Puasa dan Niat Puasa Ramadhan Lengkap, Bahasa Arab, Latin, dan Artinya

Baca juga: Apakah Puasa Batal jika Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan? Begini Penjelasan Ustaz

Baca juga: Hukum Berpacaran di Tengah Bulan Suci Ramadhan, Apa Membatalkan Puasa?

Meski demikian, penerima vaksinasi tidak boleh mendiagnosis diri sendiri tanpa skrining dengan melakukan pemeriksaan ke petugas kesehatan.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2ML) Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/2/2021). (Tangkapan layar via zoom)
"Kami mengharapkan masyarakat jangan menilai kondisinya sendiri. Datanglah ke sentra vaksinasi terlebih dahulu," kata dia.

Masyarakat tidak perlu khawatir divaksinasi saat puasa, sebab kondisi tubuh kita tidak akan terpengaruh terhadap pemberian vaksinasi walaupun sedang dalam keadaan berpuasa.

Illustrasi Vaksinasi COVID-19
Illustrasi Vaksinasi COVID-19 (freepik)

Yang perlu diperhatikan sebelum mendapatkan vaksinasi adalah istirahat yang cukup dan makan makanan bergizi waktu sahur.

Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan meminum air putih matang dengan jumlah yang cukup.

“Vaksin yang digunakan adalah vaksin yang aman dan bermanfaat serta meningkatkan kekebalan tubuh. Harapan kami pada saat bulan Ramadhan ini masyarakat umat muslim maupun umat non muslim tetap menjalankan protokol kesehatan,” ucap dr. Nadia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Seseorang Tak Bisa Divaksin Saat Puasa Jika Kondisinya Lemas dan Tekanan Darah Terlalu Rendah

Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved