Peringatan Hari Kartini 2021
Siapa Itu Septia Intan Putri? Dulu Diremehkan karena Anak Tukang Sayur, Kini Jadi Kasat Narkoba
Raden Ajeng Kartini dalam surat-suratnya menyampaikan kaum perempuan memiliki hak untuk mewujudkan mimpinya.
Perjalanan selama 3 jam ditempuh dengan berangkat naik travel sendiri, tanpa ditemani siapapun.
"Waktu di Padang juga benar-benar sendiri tidak ada keluarga, tinggal juga numpang di kos-kosan tetangga yang kebetulan kuliah di Padang. Kalau kendaraan untuk ikut tes, ya naik angkot dengan bermodal tanya sana sini untuk lokasi tempat tes yang berbeda," kata Septia
Septia mengakui bahwa dia sempat merasa minder ketika orang lain yang juga ikut tes, datang diantar oleh orangtua.
Banyak peserta tes yang diantar menggunakan mobil, sementara dirinya datang sendiri dan menggunakan angkutan umum.
"Awalnya minder karena yang ikut kayaknya orang-orang kaya, diantar orangtua pakai mobil. Sedangkan saya hanya naik angkot, bahkan tidak ada yang saya kenal satu pun," kata dia.
Perjuangan yang dilakukan oleh Septia membuahkan hasil.
Berbekal belajar secara mandiri, Septia berhasil lulus seleksi untuk masuk ke Akademi Kepolisian (Akpol).
Bahkan, menurut Septia, dia sama sekali tidak mengeluarkan biaya untuk bisa lulus seleksi.
"Alhamdulillah bisa melewati semua proses itu. Atas izin Allah waktu tes tahun 2011 diberi kemudahan dan kelancaran hingga lulus masuk Akpol. Bahkan banyak yang tanya habis berapa, sama sekali saya tidak ada mengeluarkan biaya," kata dia.
Karir Septia di Institusi Polri berlanjut sampai sekarang. Ia sempat menjalani empat tahun pendidikan di Semarang, Jawa Tengah.
Baca juga: Punya Banyak Prestasi, Anies Baswedan Dinilai Sebagai Penantang Terkuat di Pilpres 2024
Baca juga: Hukum Makan dan Minum Sahur Tetapi Waktu Imsak Telah Lewat, Apakah Boleh? Ini Penjelasannya
Baca juga: Bagaimana Hukum Menelan Air Wudhu saat Berpuasa Ramadhan? Berikut Penjelasannya
Setelah lulus, Septia ditugaskan di Polda Aceh. Selama 3 tahun dari 2015 hingga 2018, ia mengabdikan diri di Polda Aceh.
Kemudian pada 2018, dia kembali mengambil pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian.
Setelah lulus, dia mendapat tugas ke Polda Jambi pada 2019. Kini sudah hampir satu tahun Iptu Septia menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Jabung Barat.
"Alhamdulillah, setiap proses yang saya lalui selalu saya syukuri dan nikmati. Ketika saya mengeluh, saya mengingat perjuangan saya untuk meraih cita-cita saya," kata Septia.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Sosok Polwan Iptu Septia Intan Putri, Anak Pedagang Sayur Bertarung Meraih Cita-cita