Breaking News:

Palu Hari Ini

Viral Warga Tidur dan Sahur di Depan Kantornya, BRI Palu Janji Tuntaskan Pencairan BLT UMKM

Para penerima BLT UMKM ini memilih tidur di depan bank karena khawatir tidak memperoleh nomor antrean.

Handover
Antrean warga penerima BLT UMKM di BRI Cabang Palu Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Beberapa hari kemarin, publik dihebohkan dengan aksi puluhan warga tidur di depan Kantor BRI Cabang Palu Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, demi pencairan BLT UMKM Rp 1,2 juta.

Para penerima BLT UMKM ini memilih tidur di depan bank karena khawatir tidak memperoleh nomor antrean.

Meski Bank BRI Cabang Palu baru akan dibuka pada pukul 08.00 Wita, namun sejak malam hari sebelumnya mereka telah berdatangan.

Terkait hal tersebut, Kepala BRI Cabang Palu Rits Jacobus de Fretes menegaskan bahwa penerima bantuan tidak perlu khawatir.

Setelah memenuhi syarat dan prosedur, pihak bank akan segera mencairkan dana bantuan kepada nasabah.

"Batas pencairan ini selama 3 bulan, waktunya masih panjang. Silahkan lengkapi persyaratan, uang bantuan itu akan disalurkan ke masing-masing rekening penerima," ujar Rits, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: 12 dari 127 Warga India Masuk Indonesia Positif Covid-19, Waspadai Varian Virus Corona B1617

Baca juga: Update Perkembangan Vaksinasi dan Kasus Covid-19 di Indonesia, Jumat 23 April 2021

Baca juga: Sekjen MUI: Utamakan Salat Idul Fitri di Rumah, Lakukan Silaturahmi Virtual

Rits menuturkan, saat ini terdapat 53 ribu warga penerima BLT UMKM di wilayahnya.

Melihat jumlah tersebut dan batas waktu, menurut Rits, pihaknya bisa menuntaskan proses pencairan bahkan kurang dari masa 3 bulan.

Oleh karena itu, dirinya meminta warga penerima BLT UMKM tidak cemas apalagi sampai melakukan aksi tidur semalaman di depan bank.

"Kami ada 35 kantor. Jika asumsinya satu kantor melayani 10 orang per hari, semua penerima bantuan ini bisa terlayani bahkan tidak sampai dua bulan. Masyarakat tidak perlu sampai bergadang tunggu antrean, karena masa pencairan masih panjang," kata Rits. (*)

Penulis: fandy ahmat
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved