Breaking News:

Doni Monardo: Jangan Dibiarkan Terjadi Mudik Lokal

Larangan mudik Lebaran 2021 untuk menekan penyebaran virus corona mulai berlaku pada Kamis (6/5/2021).

Intgaram/bnpb_indonesia
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo 

TRIBUNPALU.COM- Mulai besok Kamis (6/5/2021) larangan mudik lebaran mulai diberlakukan.

Larangan ini dibuat guna mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Selain larangan mudik lebaran pemerintah juga memberlakukan aturan tambahan berupa pengetatan perjalanan berlaku mulai 22 April-5 Mei dan 18-24 Mei 2021.

Ketentuan peniadaan mudik dan pengetatan perjalanan tertuang dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Dalam SE tersebut, dijelaskan bahwa setiap anggota masyarakat dilarang melakukan perjalanan antarkota/kabupaten/provinsi/negara untuk tujuan mudik.

Baca juga: Pemerintah Larang Mudik 6-7 Mei 2021, Stasiun Pasar Senen Berangkatkan 10 Ribu Penumpang Hari Ini

Baca juga: H-1 Larangan Mudik, Jalur Pantura Dipadati Kendaraan dari Jakarta Menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur

Lantas, apakah mudik lokal atau jarak dekat tetap diizinkan?

Penjelasan Satgas

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, penularan Covid-19 terjadi karena adanya interaksi antarmanusia.

Oleh karena itu, Doni berharap agar mudik Lebaran tahun ini, baik jarak jauh maupun lokal, dapat ditiadakan.

Hal tersebut dia sampaikan saat Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, yang disiarkan di kanal YouTube Pusdalops BNPB, Minggu (2/5/2021).

Halaman
1234
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved