Fakta Baru Kasus Sate Sianida, Pelaku Ungkap Sasaran Sebenarnya, hingga Sosok R yang Dinilai Fiktif
Polisi menemukan fakta baru terkait kasus sate beracun yang dikirim dan menewaskan seorang bocah SD.
"Menurut Nani, R pelanggan seperti yang lain, T juga pelanggan, T pelanggan setia mungkin," ujar Ngadi.
Ketua RT 03, Cempokojajar, Srimulyo, Piyungan, Agus Riyanto, memberikan keterangan mengejutkan soal hubungan NA dengan pria bernama Tomy.
Meski tak menunjukkan bukti keduanya telah menikah siri, Agus percaya keduanya telah menikah secara agama.
"Ibunya (NA) bilang kalau sudah menikah secara agama."
"Kalau menunjukkan bukti enggak, cuma menunjukkan KTP saja. Di sini kan ada peraturan, kalau warga baru wajib lapor," sambungnya.
Namun, ayah NA, Maman (45) memberikan keterangan jika anaknya masih gadis.
Sementara itu, beberapa tetangga sekitar tempat tinggal Nani mengutarakan sosok Tomy yang kerap datang ke tempat Nanil
Eni Wulandari (50) tetangga Nani di Bantul Yogyakarta mengatakan ada sosok Tomy yang beberapa kali datang ke rumah Nani.
Laki-laki itu diperkenalkan Nani ke tetangga sebagai suaminya. Nani tinggal di rumah tersebut sekitar 7 bulan lalu.
"Tahu saya ya suaminya. Nggak mesti ke sini (Tomy). Terakhir itu ke sini kapan udah tiga mingguan. Jarang ke sini. Di sini itu waktu ke sini ngundang orang kampung ngaji," kata Eni.

Karena aksi nekatnya sudah menewaskan anak dari driver ojol suruhannya, Nani pun jadi uberan polisi.
Hingga pada akhirnya, ia ditangkap pada 30 April 2021.
Bak sebuah kado terburuk dalam hidupnya, ternyata Nani ditangkap tepat di hari ulang tahunnya yang ke-25.
Hal ini diketahui saat rilis pers di barang bukti, tulisan Nani lahir 30 April 1996.
Dir Reskrimum Polda DIY Kombes Pol Burkan Rudy Satria mengatakan, NA ditangkap di rumahnya di Cepokojajar RT 3, Kalurahan Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Ternyata Bukan Aiptu T Target Asli Nani, Babak Baru Sate Beracun, R Fiktif? Ini Sasaran Sebenarnya,