Breaking News:

Banggai Hari Ini

Oknum Buruh Pelabuhan di Banggai Diduga jadi Kurir Narkoba, 100 Gram Sabu Disita Polisi

Personel Satuan Narkoba Polres Banggai kembali meringkus terduga penyalahguna narkoba di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Handover
Seorang kurir narkoba diringkus personel Polres Banggai 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Personel Satuan Narkoba Polres Banggai kembali meringkus terduga penyalahguna narkoba di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Kali ini jumlah barang buktinya cukup banyak.

Warga berinisial AM (40) ditangkap di salah satu indekos Kelurahan Bungin Timur, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Jumat (7/5/2021) sekitar pukul 13.00 WITA.

Pria yang beromisili di Jl Halmahera, Kelurahan Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan ini, diringkus lantaran diduga sebagai kurir.

“Saat dilakukan penggeledahan di kos-kosan tersebut ditemukan sejumlah paket berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu,” ungkap Kasat Narkoba Polres Banggai Iptu Makmur, Minggu (9/5/2021) siang.

Baca juga: Hari Ketiga Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan di Perbatasan Banggai Putar Balik

Baca juga: Jangan Sampai Dompet Kosong setelah Lebaran, Berikut Tips Mengatur Keuangan di Hari Raya Idul Fitri

Baca juga: Pantau Pos Mudik, Kapolres dan Bupati Morowali Utara Bagi-bagi Bingkisan

Penangkapan terhadap tersangka yang berprofesi sebagai buruh pelabuhan ini berawal dari informasi masyarakat kepada petugas yang kemudian dilakukan penyelidikan di lokasi.

“Tersangka merupakan seorang kurir narkoba jenis sabu-sabu yang beraksi di Kota Luwuk,” bebernya.

Di dalam kamar kos-kosan itu, petugas menemukan barang bukti 10 paket sabu seberat 100,5 gram, dua timbangan digital, alat pres listrik, ponsel, dan dua pak plastik kosong.

Saat ini, tersangka sudah diamankan di ruang sel tahanan Polres Banggai untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Makmur menyatakan, pihaknya masih memburu pengedar maupun bandar besar yang menyuplai barang haram tersebut kepada tersangka.

"Kami masih kembangkan kasus ini," kata Makmur. (*)

Penulis: Asnawi Zikri
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved