Breaking News:

Mudik Lebaran

Doni Monardo Tegaskan Masyarakat yang Nekat Mudik Wajib Lakukan Karantina: Tidak Ada Pilihan Lain

Doni Monardo mengatakan, masyarakat yang sudah terlanjur melakukan perjalanan mudik wajib menjalani karantina.

Editor: Lita Andari Susanti
Handover
Kepala BNPB Doni Monardo 

TRIBUNPALU.COM- Pemerintah telah menetapkan kebijakan larangan mudik lebaran tahun 2021.

Hal ini dilakukan guna menekan penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia.

Kendati demikian rupanya masih banyak masyarakat yang tetap nekat melakukan mudik.

Menyikapi hal ini Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Doni Monardo mengatakan, masyarakat yang sudah terlanjur melakukan perjalanan mudik wajib menjalani karantina.

Hal itu dilakukan agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah dan tidak terjadi seperti tsunami Covid-19 di India.

"Kalau telanjur sudah mudik, tidak ada pilihan lain, wajib karantina. Apa pun alasannya wajib karantina," kata Doni saat mengunjungi Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (9/5/2021).

Baca juga: Terjaring Larangan Mudik Lebaran 2021, Pemuda Asal Klaten Batal Lamaran ke Madiun

Baca juga: Hari Ketiga Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan di Perbatasan Banggai Putar Balik

Doni mengatakan, bisa jadi orang yang datang ke kampung membawa virus corona sehingga menularkan virus ke keluarga bahkan warga satu kampung.

"Karena bisa jadi mereka orang tanpa gejala, dan kalau ini dibiarkan, maka yang datang bisa menulari satu kampung, dan terbukti di beberapa tempat sudah ada kasus," ujar Doni.

Doni yang juga Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, ada 7 persen warga Indonesia yang nekat mudik meski pemerintah melarangnya.

Untuk itu, jajaran Polri, TNI, pemda, Satgas Covid-19 dan instansi lainnya diminta terus mengingatkan kepada masyarakat agar bersabar dan tidak mudik.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved