Apa Itu Karantina Mandiri, Isolasi Mandiri, dan Menjaga Jarak Cegah Penyebaran Covid-19
Pengertian dan perbedaan karantina mandiri, isolasi mandiri dan menjaga jarak lengkap dengan hal yang harus dilakukan.
TRIBUNPALU.COM - Selama pandemi Covid-19 banyak cara dilakukan untuk melindungi diri dan membatasi kegiatan interaksi dengan orang lain.
Banyak pula istilah isolasi mandiri, karantina mandiri, dan menjaga jarak.
Dikutip melalui laman covid19.go.id, berikut adalah penjelasan istilah tersebut.
Karantina Mandiri
Karantina mandiri adalah membatasi kegiatan atau memisahkan diri orang yang tidak sakit tetapi mungkin terpapar Covid-19.
Karantina mandiri bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit pada saat orang baru mulai mengalami gejala dan untuk mencegah penularan.
Selama karantina mandiri, pantau gejala yang dialami.
Hal yang perlu disiapkan ketika karantina mandiri:
- Sediakan kamar sendiri yang besar dengan sirkulasi udara yang baik dan dilengkapi sarana mencuci tangan dan toilet.
- Jika tidak memungkinkan, pisahkan tempat tidur dengan orang lain dengan jarak minimal 1 meter.
- Tetap jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain, termasuk anggota keluarga.
- Pantau gejala yang dialami setiap hari.
- Lakukan karantina mandiri selama 14 hari meskipun Anda merasa sehat.
- Jika Anda mengalami kesulitan bernapas, segera hubungi penyedia layanan kesehatan Anda – hubungi terlebih dahulu jika memungkinkan.
- Tetap positif dan semangat
Menjaga Jarak
Menjaga jarak artinya terpisah secara fisik.
Sesuai rekomendasi dari WHO, menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang lain.
Berbeda dengan karantina mandiri, menjaga jarak ini dilakukan semua orang untuk saling menjaga jarak walaupun mereka baik-baik saja tanpa diketahui terpajan COvid-19 atau tidak.
Jarak 1 meter merupakan ukuran umum orang harus saling menjaga.
Yang perlu dilakukan seseorang saat menjaga jarak aman:
- Kita harus tetap berada di rumah sesuai panduan pemerintah.
- Bekerja, belajar dan beribadah di rumah.
- Keluar hanya untuk belanja hal yang penting atau pengobatan Itu pun seminimal mungkin. Gunakan masker kain saat di luar rumah.
- Dilarang berdekatan. Selalu menjaga jarak lebih dari 1 meter dengan orang lain.
- Sebisa mungkin hindari penggunaan kendaraan umum.
- Tunda atau batalkan acara keluarga atau teman, saling mengunjungi atau silaturahmi tatap muka ganti dengan komunikasi via telephon, internet, media sosial atau aplikasi komunikasi.
- Tunda atau batalkan kegiatan pertemuan, konser musik, pertandingan olahraga, kegiatan keagamaan atau kegiatan lain yang mengundang orang banyak.
- Gunakan telepon atau layanan online untuk menghubungi dokter atau fasilitas lainnnya.
- Kalau kamu mengalami demam, merasa lelah dan batuk kering, lakukan isolasi diri.
Isolasi Mandiri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-isolasi-mandiri.jpg)