Sabtu, 11 April 2026

Tribun Bisnis

Indonesia Jual Samurai Bond Senilai Rp 13 21 Triliun ke Jepang, Dubes RI: Capaian Positif

Pemerintah Republik Indonesia sukses menerbitkan SUN dalam valuta asing berdenominasi Yen Jepang (Samurai Bonds) untuk kedua kalinya di masa pandemi.

Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNNEWS.COM
Pemerintah Republik Indonesia sukses menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) dalam valuta asing berdenominasi Yen Jepang (Samurai Bonds) untuk kedua kalinya di masa pandemi sejak Juli 2020. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Republik Indonesia sukses menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) dalam valuta asing berdenominasi Yen Jepang (Samurai Bonds) untuk kedua kalinya di masa pandemi sejak Juli 2020.

Penerbitan Samurai Bonds ini berhasil mencetak benchmark size sebesar JPY 100 miliar atau senilai Rp 13,21 triliun untuk yang ketujuh kalinya sejak 2015.

Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi mengatakan, ini adalah bukti kepercayaan atas kredibilitas ekonomi Indonesia.

"Walaupun di tengah state of emergency yang ketiga kalinya di Jepang, kehadiran Pemerintah Indonesia untuk menerbitkan Samurai Bonds di pasar Jepang merupakan momentum yang tepat dengan capaian yang sangat positif," ujar Heri, Minggu (23/5/2021) siang.

Baca juga: Daftar Lengkap Harga HP iPhone Mei 2021, mulai dari iPhone 7 Series hingga 12 Series

Baca juga: Apa Itu Self Talk? Ketahui Seni Berbicara dengan Diri Sendiri yang Memiliki Banyak Manfaat Berikut

Baca juga: Fotonya Sering Muncul di Dump Truk, Curhat Cut Rauzha Viral di Media Sosial

Heri Akhmadi memastikan bahwa perkembangan positif perekonomian Indonesia terus dikomunikasikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo kepada Pemerintah Jepang.

Khususnya menyangkut pengelolaan investasi yang masuk untuk pembiayaan pembangunan di Indonesia.

KBRI, lanjut dia, turut aktif mengkomunikasikan perkembangan pembangunan ekonomi Indonesia kepada Pemerintah dan Swasta Jepang.

Termasuk mengkampayekan good governance pengelolaan investasi yang prudent oleh Pemerintah kepada investor dan prospektus investor Jepang.

"Komitmen diplomasi ekonomi Indonesia ini terus kami jalankan untuk suksesnya pemulihan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19," tegas Dubes Heri Akhmadi.

Baca juga: Fotonya Sering Muncul di Dump Truk, Curhat Cut Rauzha Viral di Media Sosial

Baca juga: Genjatan Senjata, Israel dan Hamas Palestina Saling Klaim Kemenangan

Penerbitan Samurai Bonds kali ini ditujukan untuk pembiayaan defisit APBN 2021, termasuk untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Salah satu Joint Lead Manager Samurai Bonds mengatakan, investor Jepang menunjukkan minat yang kuat pada Samurai Bonds Indonesia.

"Ini terlihat dari peningkatan kenyamanan dari komitmen konsistensi Indonesia di pasar Samurai Jepang. Termasuk prospek ekonomi yang membaik di tengah pandemi," katanya.

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementerian Keuangan Republik Indonesia Luky Alfirman mengapresiasi peran aktif dari Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi dalam menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah dan swasta Jepang.

Menurutnya, penerbitan Samurai Bond tahun ini cukup menantang di tengah kondisi global yang masih mengalami fluktuasi perkembangan ekonomi karena faktor yang sulit diprediksi akibat pandemi Covid-19.

Termasuk di antaranya status state of emergency di Jepang.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved